Hampir senada, Agusli, S.Pd., Kepala Bidang(Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar, mewakili Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan juga berpesan betapa sangat pentingnya acara sosialisasi ini untuk kedepannya nanti. ” Pendidikan keluarga merupakan tanggung jawab kita bersama. Disekolah hanya 8 jam, selebihnya adalah lingkungan keluarga. Artinya, perhatian dari orang tua sangat memegang peranan penting dalam hal membentuk karakter anak. Harapan kita sebagai orang tua tentu sangat besar. Mudah mudahan dengan adanya kegiatan ini bisa bermanfaat bagi kita semua. Secara teknisnya, nanti akan di jelaskan seluruhnya oleh narasumber kita,” jelas Agusli.
Melalui paguyuban atau komite, kita nanti bisa ikut memantau perkembangan dan kebutuhan anak baik di lingkungan sekolah maupun di keluarga sebagai orang tua, yang nantinya akan terjalin komunikasi antara orang tua dengan anak, orang tua dengan guru dan sesama komite. Salah satu alasannya kita melaksanakan kegiatan ini, karena kita melihat perkembangan lingkungan anak yang sudah mulai terkontaminasi dengan era digital. Seperti penggunaan HP Android yang terlalu berlebihan sehingga anak tidak fokus pada pelajarannya yang mengakibatkan turunnya nilai mata pelajaran bahkan juga sikap atau etika anak. Besar pengaruhnya bagi psikologi anak. Yang kedua, jauhkan anak dari merokok dan narkoba. Sebab bahayanya merokok dan narkoba sudah jelas sangat mengganggu kesehatan anak kita. Terutama narkoba, bahkan bisa merusak masa depan anak. Untuk itu, hadirnya kegiatan ini di tengah – tengah kita bersama sebagai walimurid dan orang tua, akan sangat membantu kita mencarikan langkah dan solusi yang baik dalam menghadapi perilaku dan psikologi anak kita.






