Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura, Yasid Taufik berharap bantuan fasilitasi sarana pengolahan dapat meningkatkan nilai tambah dan saya saing cabai terutama saat harga jatuh.
“Penerima bantuan harus dapat kreatif dan inovatif sehingga bentuk olahan baik mutu, jenis dan kemasannya dapat bersaing dengan produk lain. Ini tentunya menjadi tantangan tersendiri,” ujar Yasid.
Sebagai informasi, jumlah bantuan fasilitasi sarana pengolahan hortikiltura pada 2019 untuk komoditas cabai 78 unit, bawang 18 unit, sarana pengolahan hortikultura lainnya 52 unit dengan total 144 unit. Bantuan alat tersebut bervariatif dan optional mulai dari alat pengering, alat penggiling, wajan, timbangan, spinner dan beberapa item lainnya.






