Nagari Tanjung Menjadi Tuan Rumah MTQ Nasional Ke III Tingkat Kecamatan Sungayang.Dengan Penyelenggaraan MTQ Mari Kita Jadikan AlQur’an Sebagai Pedoman Hidup

Lebih lanjut lagi, katanya melalui perhelatan MTQ ke III tingkat Kecamatan Sungayang di Nagari Tanjung, kami ingin mengajak kepada kita semua bersama – sama untuk menyukseskan kegiatan ini mulai dari pembukaan sampai dengan penutupan nantinya. ” Kami dari pemerintahan nagari Tanjung telah menggerakkan seluruh lembaga yang ada di Nagari Tanjung untuk mendukung kesuksesan kegiatan seperti yang kita harapkan, jangan pernah jadikan ajang MTQ ini sebagai persaingan yang dapat menimbulkan perselisihan dan perpecahan antara nagari, mari kita saling menjalin silaturahim antara sesama baik kafilah MTQ, official maupun pendamping yang berasal dari nagari masing – masing, marilah kita merefleksi diri, berzdikir dan bertafakur untuk membangun akhlak dan peradaban anak – anak kita dan diri kita kedepannya,” tutur Walinagari Tanjung ini. Dengan pelaksanaan MTQ ini sejatinya dapat meningkatkan jejak – jejak peradaban yang ditandai dengan berubahnya pola pikir, kebiasaan dan karakter yakni dari pemikiran yang sempit kepada pemikiran yang terbuka dan maju. ” Kami berharap lantunan Al Qur’an yang nanti dibacakan dengan alunan suara indah, ditulis dengan karya seni yang tinggi pada MTQ ini dapat melahirkan generasi – generasi yang mempunyai kecerdasan spiritualmoral, kecerdasan sosial dan kecerdasan moral sebagai modal untuk membangun bangsa,” pungkas Paze Andrif, Sabtu (26/10).

Hampir senada, Edi Susanto, Asisten II mewakili Bupati Tanah Datar pun menyampaikan rasa terimakasihnya kepada tokoh masyarakat, perantau serta masyarakat yang telah berpartisipasi hingga terlaksananya kegiatan MTQ ini. ” Disamping itu, kegiatan MTQ Nasional tingkat Kecamatan serentak dilaksanakan pada tahun 2019 ini, satu kali dalam 2 tahun pada kegiatan masing – masing kecamatan. Saya berharap, pelaksanaan MTQ kali ini menjadi contoh bagi kecamatan lainnya dalam pelaksanaan MTQ. Bukan merupakan hal asing bagi masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam, baik di tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, bahkan sampai ke tingkat kecamatan. Dengan menyelenggarakan MTQ, mari kita jadikan Al Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan,” ucap Edi Susanto pada pidatonya. Pada kesempatan ini, Edi Susanto juga menyampaikan beberapa hal antara lain Kabupaten Tanah Datar meraih predikat juara umum MTQ Nasional ke 38 tingkat Provinsi Sumatra Barat yang dilaksanakan di Kota Solok kemaren. ” Biasanya selalu di dominasi oleh Kota Padang. Kedua, sesuai dengan tuntutan perkembangan dari pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi melaksanakan sistem E MTQ. Hal tersebut memberikan pengaruh positif pada pelaksanaan MTQ kedepannya nanti. Ketiga, perkembangan kegiatan tahfizh sangat memberikan kontribusi yang besar bagi kafilah kita. Dan terima kasih kepada guru tahfizh dan pengurus rumah tahfizh di Kabupaten Tanah Datar, juga kepada guru TPA/TPSA dan MDA se Kabupaten Tanah Datar. Harapan kita semua MTQ kali ini dapat melahirkan qory/qory’ah terbaik yang dapat mengharumkan nama daerah kita pada event – event yang lebih tinggi untuk masa yang akan datang,” kata Edi Susanto mengakhiri kata sambutannya, sekaligus membuka acara ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *