Untuk mengembangkan pendidikan lebih besar lagi, H.kadir basalamah yang saat itu menjabat Dirjen, Bimas Islam serta Buta Moh.Natsir mantan perdana mentri RI dan walikota jambi bpk Drs H.Ashari memberikan ide ide dan masukan kepadanya maka tahun 1987 di bukalah perguruan Al-Azhar di Ibu kota propinsi Jambi. Namun begitu Hj Rosmaini belum merasa puas, karna masih ada Cita-cita terakhir yang ingin wujudkan yaitu, mendirikan Universitas Al-Azhar. Pembangunan Universitas nanti akan di spesialkan di perlakukan khusus untuk orang-orang yang tidak mampu. dan jurusan yg di buka nanti hanya untuk dua fakultas yaitu fakultas pendidikan dan kesehatan. ada beberapa bank luar negeri yang ingin mendukung pembangunannya di antaranya adalah bank IDB. (Islam depelomad Bank). bila nanti terlaksana, maka untuk yang ada di kota jambi merupakan pengembangan STKIP yang sudah di miliki sebelumnya.
Saat di tanya sudah sejauh mana progres pembangunannya?, Hj Rosmaini menjawab
“untuk di Jakarta akan di bangun bila pembebasan lahan seluas 22H di daerah parung Bogor terlaksana.Ada seorang teman yang biasa saya panggil kak Ros dari Manado, beliau juga memiliki cita cita yang sama seperti saya ingin mendirikan Sekolah tinggi . Namun semua ini masih harapan dan cita – cita yang diupayakan untuk terwujud.
Mantan mentri negara bapak Dr Fasli zalan yang merupakan anak dari Guru Hj Rosmaini saat bersekolah dulu mengatakan siap untuk menjadi rektor bila universitas Al-Azhar terwujud.
Visi Hj Rosmaini ingin lembaga pendidikan islam menjadi terkemuka dengan terus menyeimbangkan pola pengajaran terpadu berdasarkan Alqur’an, hadist dan keilmuan yang moderen dalam raka pembentukan generasi muda.
Sedang misinya ingin membentuk generasi muda yang berjiwa Islam, actif kreatif,bertanggung jawab terhadap ilmu yang dimiliki untuk kesejahtraan masyarat, bangsa dan Agama atas dasar pengabdian kepada sang pencipta.






