Ekspor Benih Hortikultura Meningkat Tajam

 
 

Peningkatan secara signifikan ekspor benih komoditas hortikultura didukung dengan adanya kebijakan Kementerian Pertanian dalam hal pemberian layanan perijinan ekspor maksimal 3 jam selesai. Kebijakan tersebut, kata Sukarman, sangat mendorong semangat produsen benih untuk memproduksi dan mengekspor benih.

Hal ini didukung pengakuan Sekjen Asosiasi Perbenihan Indonesia (Asbenindo) Nana Laksana Ranu beberapa waktu lalu yang mengaku salut atas gebrakan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman. Awalnya dalam sebuah pertemuan di Jakarta, sekitar 10 eksportir menyampaikan keluhan kepada Amran terkait waktu perijinan ekspor yang dianggap masih lama. Waktu yang dinilai lama ini berpotensi melemahkan daya saing ekspor produk pertanian.

 

“Saat itu juga Mentan langsung memberikan solusi konkret berupa pemangkasan waktu pengurusan surat izin ekspor di Kementan. Semula 312 jam atau 13 hari, menjadi hanya 3 jam selesai secara online. Saya dan teman -teman pelaku usaha mengakui kebijakan tersebut sebagai solusi cerdas dan jitu,” puji Nana.

Pasca pemangkasan waktu di Kementan tersebut dinilai Nana langsung memberikan efek domino bagi kepengurusan izin di instansi lainnya, sehingga izin keluarnya bisa ikut lebih cepat. Kementan sukses menjadi pionir kemudahan pengurusan izin di sektor hulu.( red )

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *