Produktivitas padi ketan hitam di daerah ini rata-rata 5,5 ton per ha. Penanamannya dilakukan selama dua kali setahun dan petani mampu memproduksi sebesar 4.675 ton Gabah Kering Panen (GKP) per tahun dengan harga per kg saat ini mencapai sekitar Rp 19.000 per kg.” Budidaya beras ketan hitam sebenarnya sama dengan budidaya tanaman padi pada umumnya hanya saja usia panen beras hitam membutuhkan waktu hingga 6 bulan,” kata Suwandi.
” Aroma beras ketan hitam juga lebih wangi sehingga disukai oleh burung. Ketan hitam ini lebih efisien jika dibudidayakan di tempat sejuk seperti dilerang gunung,” pintanya.
Meski volumenya tidak besar, tegas Suwandi, permintaan negara luar terhadap ketan hitam konsisten sepanjang tahun. Tentunya pemerintah akan mendorong dan memfasilitasi para pelaku usaha dan petani yang ingin mengekspor komoditas pangan.” Permintaan ekspor akan dapat menggairahkan semangat petani untuk menanam,” pungkasnya.






