Kementan Jauh Hari Sudah Ancang-Ancang Amankan Pasokan Cabai pada Idul Adha 2019

Porosnusantara.co.id – Selepas Idul Fitri, Kementerian Pertanian memetakan daerah sentra utama produksi cabai menjelang Idul Adha 1440 H di seluruh Indonesia, tidak terkecuali Magelang. Sebagai salah satu pemasok cabai terbesar nasional, Magelang berkontribusi mempengaruhi angka produksi bahkan harga cabai secara nasional.

Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Moh Ismail Wahab kembali menegaskan bahwa pertanaman cabai di lapangan saat ini dalam kondisi aman terkendali. Dirinya menyatakan bahwa sejak empat bulan lalu telah dirancang manajemen pola tanam termasuk pemenuhan produksi jelang lebaran haji.

BACA JUGA  WARGA DESA KALANGSURIA DIGEGERKAN DENGAN PENEMUAN MAYAT DI IRIGASI YANG BUSUK

“Kami terus melakukan pembinaan intensif di lapangan. Magelang, Cianjur, Bandung, Kediri, Banyuwangi kita pantau langsung secara intensif di lapangan. Alhamdulillah pertanaman masih terpelihara optimal. Ini penting karena kadang petani hanya hanya fokus pada Idul Fitri saja, padahal ada Idul Adha yang di beberapa daerah lebih semarak perayaannya,” ujar Ismail.

BACA JUGA  Giring Ganesha Nidji dan Herzaki Mahendra Generasi Muda Menjadi Pengubah dan Penentu Sejarah Indonesia

Kepala Seksi Hortikultura Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Magelang, Yoga Susilo memastikan kondisi cabai di Magelang aman stabil.

“Komitmen para petani dalam menjalankan manajemen jadwal tanam cabai cukup baik di sini. Ketersedian aneka cabai di Kabupaten Magelang tersedia sepanjang tahun jadi tidak perlu khawatir kekurangan pasokan. Hasil pantauan panen aneka cabai, diperkirakan saat ini panen cabai merah keriting 70 ton per hari dan cabai rawit merah 35 ton per hari,” paparnya.

BACA JUGA  Presiden Ingin Pengembangan Danau Toba Terintegrasi

Berdasarkan data realisasi luas tambah tanam aneka cabai Kabupaten Magelang sejak Januari hingga Juni, diperkirakan cabai merah keriting pada Juli – Agustus akan panen 349 hektare setara produksi 2.153 ton. Sementara itu cabai rawit merah pada Juli – Agustus akan panen 367 hektare setara produksi 2.048 ton.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *