Di tempat yang sama, pemilik PT Agri Kultura, Pinilih Nugrahani mengatakan hasil kultur jaringan benih tanaman hias tahun 2018 diekspor ke Belanda, Amerika, Inggris, Kanada dan Jepang 1,77 juta pieces dan target tahun ini 2,2 juta pieces. Semua diekspor dan belum ada yang dijual di dalam negeri.
“Jenis tanaman hias kami yang favorit Heuchera, Echinavea, Kniphofia, Euphorbia, Begonia, Agastashe dan 12 jenis lainnya, kalau varietasnya sangat banyak ada 348 varietas,” ujar wanita yang akrab disapa Hani.
“Ekspor biasa pada saat memasuki musim panas di Eropa, sekitar bulan Maret hingga Agustus. Kita rutin kirim via pesawat di Juanda Surabaya,” pintanya.
Kepala Dinas Pertanian Mojokerto, Sulistyowati mengatakan wilayah pacet dan beberapa kecamatan lainnya merupakan dataran sedang hingga tinggi yang tumbih subur tanaman hias dan sayuran. Wilayah Pacet ini juga menjadi sentra bawang merah ditanam tumpangsari (atau cundukan) dengan bawang putih.
“Salah satu petaninya Pak Mulyono dari Desa Sajen Kecamatan Pacet, sejak 1992 hingga sekarang masih budidaya bawang putih. Hasilnya bawang merah bisa 12 ton perhektar dan bawang putih jenis lumbu hijau 15 ton perhaktar,” sebutnya. (Red)






