Potensi Durian dan Manggis di Bumi Laskar PeIangi

“Masyarakat Pulau Belitung terus mengembangkan perkebunan manggis karena potensi serapan pasar dalam negeri maupun luar negeri cukup menjanjikan,” lanjut Destika.

Ia menjelaskan, agribisnis manggis di Belitung sangat menjanjikan karena memiliki nilai jual tinggi. Harga di tingkat petani mencapai 20 ribu per kg. Luas perkebunan manggis mencapai 448 hektare dengan setiap panen menghasilkan tiga ton per hektar. Sementara potensi pengembangan di Kecamatan Membalong mencapai 30 hektare.

Sri Wijayanti Yusuf, Pelaksana Tugas Direktur Buah dan Florikultura mengapresiasi potensi pengembangan durian dan manggis di Kabupaten Belitung.

“Tahun 2020 kita akan alokasikan pengembangan kawasan durian dan manggis di Bumi Laskar Pelangi ini,” ujar Yanti.

Yanti berharap durian dan manggis semakin berkembang di Kabupaten Belitung sekaligus mendukung pariwisata yang saat ini sudah mendunia.

“Selain itu, kedua komoditas ini dapat dikembangkan di lokasi agrowisata atau di lahan hutan kemasyarakatan yang sudah mulai banyak dimanfaatkan oleh masyarakat,” tutup Yanti.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *