Mentan Amran Minta PPL Harus Lebih Disiplin untuk Tingkatkan Produksi Pertanian dari Muna

“Saya sudah keliling Indonesia dan saya katakan ke petani jangan suka mengeluh, jangan suka meminta kecuali kepada Allah. Kerja keras dan pantang menyerah harus menjadi prinsip dasar. PPL, Petani dan semua orang berhak sukses dan berhak jadi pejabat negara,” katanya.

Oleh karena alasan ini, Amran meminta pimpinan daerah memberhentikan pegawai yang tidak bisa mengelola administrasi dan melayani petani setiap hari. Sebab, keberadaan mereka jelas diatur dalam ruang kepegawaian.

“Kalau ada pegawai yang sering terlambat kerja aku mohon berhenti saja. Allah marah karena banyak rakyat membutuhkan layanan. Saya 20 tahun jadi orang miskin. Jadi kalau ada yang coba-coba memainkan orang miskin berhadapan sama Menteri,” katanya.

Sementara itu, Bupati Muna, LM Rusman Emba menyampaikan terimakasih atas perhatian dan dukungan Kementerian Pertanian dalam meningkatkan sektor pertanian Muna menjadi lebih besar.

“Tentu kita harapkan dukungan ini adalah langkah awal kemajuan pertanian di Kabupaten Mina,” katanya.

Rusman menambahkan, saat ini Kabupaten Muba memiliki ragam potensi tani yang mendukung kebutuhan nasional. Beberapa diantaranya Jambu Mete, Jagung serta sektor peternakan sapi dan ayam.

“Makanya kita berharap pak Menteri tidak bosan memberi bantuan ke kami. Sebab potensi yang kami memiliki sangat berbeda dengan daerah lain. Misalnya jambu mete kami yang ditanam sejak ratusan tahun lalu memiliki rasa yang khas dan gurih. Tentu rasa dan khas ini tidak bisa dibedakan dengan daerah lain,” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *