Usaha membuka penginapan bukanlah hambatan, pasalnya dirinya pernah mengalami jatuh bangun. Akhirnya pada suatu hari dirinya membentuk tim kecil dan berkoordinasi dengan pekerja asal dari Jawa guna merencanakan membangun sebuah hotel mewah. Tidak memakan banyak waktu, hotel impian dapat terwujud sesuai rencana.
“Ini bukan kehebatan saya tetapi karena Tuhan sudah mempunyai rencana yang indah dan indah pada waktunya, sehingga saya sebagai Anak Negeri bisa membangun dan bersaing di Dunia Bisnis. Walaupun dengan segala hambatan dan tantangan saya pribadi tidak berkata hebat,
tetapi kalau mau di lihat semua fasilitas di dalam Hotel Mutiara Black lengkap berstandar Hotel berbintang,” tutur Alus Murib sang pemilik hotel Mutiara Black.
Rencana kedepannya, Alus Murib akan membangun di sebelahnya. “Satu lantai lagi, untuk Mini Market, Restoran dan Kafe supaya pengunjung yang datang menginap, mungkin mau mandi di kolam renang, bisa pesan makan dan bersantai santai. Tidak hanya itu, ke depan saya juga akan membangun lagi hotel lantai dua untuk penambahan kamar dan lantai tiga untuk ruangan meeting room,” tutur Alus.
Hotel Mutiara Black dengan panjang bangunan 27 meter, Lebar 12 meter dengan Konsruksi Bangunan Anti Gempa Barlantai dua, di dalamnya dalam terdapat 24 kamar tidur, terdiri dari kamar Standard Room/Single Bad Rp. 500,000, kamar Standard Room/Double Bad Rp. 550,000, kamar Deluxe Room/Double Rp.750,000, Kamar Deluxe Room/Single Rp. 700,000, Kamar Suite Room Rp. 1.1000,000.
Lokasinya sangat strategis, pasalnya di pinggir pantai sehingga dapat memanjakan para tamu yang menginap dan disuguhi panorama pantai.
Berkat keberhasilan membangun hotel, pemiliki Hotel Mutiara Black, Alus Murib menghimbau kepada pemerintah setempat dapat memberikan perhatian khusus kepada putra anak asli Papua yang mampu memberikan gebrakan dibidang dunia usaha sehingga menjadikan sebagai inspirasi bagi putra putri Papua pribumi agar dapat menjadi tuan dinegerinya khususnya kemajuan pembangunan yang gemilang di Negeri papua. Selain itu diharapkan agar semua masyarakat turut serta menjaga kelestarian aktifitas pembangunan demi kemajuan anak negeri.






