Halte Pemberhentian Kereta Api Akan Dibangun di Kota Padang

 
 

Namun dibalik itu banyak juga konsumen yang tidak menggunakan transportasi kereta api BIM ini dengan alasan stasiun jauh dan tidak terkoneksi dengan transportasi lainnya, tutup Yossyafra.

Senada dengan Yossyafra terkait tingginya kebutuhan transportasi,  VP Divre II Sumatera Barat, Yuherman mengatakan bahwa setiap harinya tingkat kebutuhan masyarakat akan transportasi ke arah BIM semakin meningkat.  ” Salah satu tujuan pembangunan kereta api bandara adalah keterpaduan transportasi untuk memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat pengguna jasa angkutan “, jelasnya.

 

Sementara berdasarkan data dinas perhubungan provinsi Sumatera Barat, perjalanan dari BIM mencapai 5.000 sampai 6.000 orang perhari, baik sebagai pengguna jasa penerbangan maupun untuk keperluan bekerja. Dari data tersebut, preferensi pengguna angkutan umum terhadap pengguna angkutan kereta api mencapai 15 % s/d 20 %, dari data ini dapat dilihat masih minimnnya masyarakat yang menggunakan kereta api sebaga transportasi BIM. Namun apabila dilihat disaat-saat hari libur akan terjadi lonjakan penumpang, yang disebabkan adanya masyarakat yang ikut naik berwisata dengan kereta api BIM.

 

( Laporan : Risang )

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *