Kudus Berduka Atas Kepergian Sosok Kiai Sepuh Kharismatik, KH. Choirozyad Turaichan Adjhuri

Innalillahi Wa’innalillahi Roji’un, Umat Islam di Kabupaten Kudus kembali berduka. KH. Choirozyad Turaichan Adjhuri, salah satu kiai sepuh kharismatik wafat pada Jum’at, 8 Juni 2018.

(Yi Zyad) demikian KH. Choirozyad biasa disapa, meninggal dunia sekitar pukul 05.50 WIB di Rumah Sakit Islam Kudus dalam usia 74 tahun, setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit Islam tersebut selama beberapa hari. Jenazah akan dimakamkan hari ini di Pemakaman di Sedio Luhur, Krapyak pada pukul 16.00 WIB.

BACA JUGA  Acara Pelantikan dan Pengukuhan Ketua DPD PWRI DKI Jakarta Periode 2020 - 2024

Putra KH. Turaichan Adjhuri itu, semasa hidup mengabdikan diri di Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah Kudus dan mengajar di Langgar Dalem tak jauh dari kediamannya, sepeninggal Mbah Tur – sapaan akrab Sang Ayahanda.

Selain mengajar di Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah, (Yi Zyad) juga sering diundang oleh masyarakat dari berbagai kalangan. Beliau pun senantiasa menghadiri berbagai undangan yang ada, selama tidak berhalangan.

Pada awal-awal hingga pertengahan Ramadan tahun ini, sebagaimana biasanya, (Yi Zyad) juga masih mengajar di Langgar Dalem. Nguri – Nguri tradisi pengajian Ramadan yang telah dijalankan Mbah Tur semasa hidup.

BACA JUGA  Denhub Divif -1 Kostrad Uji Coba Alat ECS dan Vsat Manpack Di Lat Ancab Kartika Yudha TA 2021

Sedang di Tasywiquth Thullab Salafiyah, sebelum meninggal, (Yi Zyad) yang merupakan salah satu Kiai Sepuh di Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah, masih sempat mengawal berdirinya dua lembaga baru di Madrasah Tasywiquth Thullab Salafiyah, yakni Pendidikan Anak Usia Dini dan juga Ma’had Aly Tasywiquth Thullab Salafiyah dengan Takhassus Ilmu Falak.

BACA JUGA  *Danrem 061/Sk Dampingi Menhub dan Pangdam III/Slw Tinjau Serbuan Vaksinasi*

Kiai Choirozyad meningalkan seorang istri, yakni Hj. Churiyah dengan empat putra & putri, yaitu Chirzil Ala, Chazal Majda, Nalal Izza dan Afida Ilfa.

Masyarakat dari berbagai kalanganpun, mulai berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada salah satu Kiai Sepuh di Kabupaten Kudus tersebut. “Anggota keluarga juga sudah berkumpul semua. Sudah komplet”, kata Ustaz Abdul Wahab, salah satu warga yang saat ini tengah berada di rumah duka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *