Porosnusantara.co.id| Bagansiapiapi – Tumpukan sampah sepanjang kurang lebih 800 meter menggunung di kawasan Batu 6, Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir. Kondisi ini dikeluhkan warga karena menimbulkan bau menyengat dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
Minggu, (3/5/2026) Pantauan di lokasi, sampah terlihat menumpuk di kiri dan kanan jalan hingga membentuk seperti lorong. Berbagai jenis sampah rumah tangga, mulai dari plastik, kain bekas hingga limbah organik, berserakan dan sebagian meluber ke badan jalan.
Di sejumlah titik, sampah tampak menghitam dan membusuk. Bau tak sedap tercium kuat, terutama saat cuaca panas. Meski begitu, aktivitas warga masih terlihat di sekitar lokasi, bahkan ada yang memunguti sampah di tengah tumpukan tersebut.
“Iya pak, ini sudah lama. Bau busuknya menyengat, mengganggu aktivitas warga,” kata seorang warga yang melintas, Sabtu, (2/5)
Warga menyebut, tumpukan sampah itu sudah terjadi sejak bulan Ramadhan. Diduga, penumpukan terjadi akibat alat berat excavator milik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mengalami kerusakan.
“Sudah lama sejak bulan puasa. Sampah ini diangkut orang DLH,” ujar warga lainnya.
Kondisi ini dinilai meresahkan karena lokasi tumpukan sampah tidak jauh dari Kantor Kejaksaan Negeri Rokan Hilir. Selain itu, kawasan tersebut juga kerap digunakan masyarakat untuk berolahraga, seperti jogging pada sore hari.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir segera mengambil tindakan agar persoalan sampah ini tidak berlarut-larut dan berdampak pada kesehatan masyarakat.
Hingga saat ini, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rokan Hilir belum memberikan keterangan resmi terkait penanganan tumpukan sampah tersebut.
Minggu, (3/5/2026)






