Porosnusantara.co.id| Banyuwangi- Belum juga selesai berbagai persoalan yang di duga berbau pungutan liar yang saat ini terjadi di beberapa Sekolah yang ada di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi. MASPENDIK (Masyarakat Peduli Pendidikan) kembali mendapatkan curhatan dari beberapa masyarakat yang mengaku sebagai Wali Murid SMP Negeri 1 Genteng kabupaten Banyuwangi tentang iuran sekolah yang mengarah ke tindakan pungutan liar di lingkungan sekolah.
Dalam curhatannya, berapa masyarakat tersebut menyampaikan kalau saat ini pihak SMP Negeri 1 Genteng sedang melakukan penarikan iuran dari siswa kelas 9 untuk biaya pelaksanaan TKA (Tes Kemampuan Akademik) dan juga kelulusan.
“Anak saya kemarin TKA bayar mas, pembayarannya di ruang kaur,tapi kaur apa saya gak paham,kata anak saya sekolah juga sudah menyampaikan lagi agar anak kelas 9 membayar lagi untuk biaya kelulusan”ucap orang tua siswa yang tidak mau di sebutkan namanya.(13/4/2026)
Berdasarkan dari tambahan Curhatan orang tua Siswa/wali murid SMP Negeri 1 Genteng Kecamatan Genteng kabupaten Banyuwangi tersebut,MASPENDIK (Masyarakat Peduli Pendidikan) menyimpulkan kalau lembaga Pendidikan/Sekolah di bawah naungan Dinas Pendidikan kabupaten Banyuwangi sudah layak di kategorikan Darurat Pungutan Liar.
melalui Sekretarisnya Khoirul Anwar Arif MASPENDIK meyakini,maraknya dugaan pungutan liar yang terjadi di lingkungan sekolah di duga kuat karena adanya dugaan praktek mencari keuntungan di lembaga Pendidikan.tidak hanya itu,Anwar Arif menilai minimnya tindakan tegas serta lemahnya pengawasan dari Dinas Pendidikan juga menjadi salah satu sumber terjadinya Pungli di sekolah.
“Kalau seperti ini sekolah di bawah Dinas pendidikan sudah Darurat Pungli ini kalau di biarkan bisa gawat masyarakat yang berstatus wali murid akan jadi korban,kalau begini ceritanya,saya sangat yakin sekarang sedang ada praktek mencari keuntungan di sekolah,saya menilai ini bisa terjadi karena Dinas Pendidikan melempem dalam melaksanakan tindakan dan pengawasan, makannya ngawur kayak gini”tegasnya.






