SMK Pertambangan Reiyotto Pulau Kisar Ajukan Usulan Sarana Prasarana ke Kemendikdasmen

Porosnusantara.co.id|

Maluku Barat Daya – SMK Pertambangan Reiyotto di Pulau Kisar, Kabupaten Maluku Barat Daya, yang telah berdiri hampir tiga tahun, terus berupaya memperkuat kualitas pendidikan vokasional di wilayah perbatasan Indonesia dengan Timor Leste dan Australia. Sekolah tersebut kini mengajukan usulan perbaikan serta penambahan sarana dan prasarana kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Perwakilan masyarakat Maluku Barat Daya, Reymond Bakker, menjelaskan bahwa SMK Pertambangan Reiyotto hadir sebagai pionir pendidikan vokasional di sektor pertambangan di kawasan perbatasan. Sekolah ini diharapkan mampu mencetak tenaga kerja terampil yang siap memenuhi kebutuhan industri.

Menurut Reymond, perkembangan SMK pertambangan di Indonesia kini semakin menyesuaikan kebutuhan dunia industri. Permintaan terhadap komoditas tambang seperti emas, tembaga, perak, hingga migas terus meningkat, sehingga tenaga kerja tingkat menengah yang memiliki keterampilan teknis sangat dibutuhkan.

SMK Pertambangan Reiyotto yang membuka jurusan Teknik Geologi Pertambangan menerapkan kurikulum Merdeka Belajar dengan komposisi pembelajaran 60 persen praktik dan 40 persen teori. Sekolah ini juga memberikan pendidikan gratis bagi siswa, mulai dari bebas SPP hingga iuran lainnya, serta menyediakan sertifikat kompetensi yang diakui oleh dunia usaha dan industri.

Sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2019 tentang Revitalisasi SMK serta Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan pendidikan, pihak sekolah mengajukan sejumlah kebutuhan sarana prasarana. Di antaranya perbaikan dua ruang kelas yang mengalami kerusakan berat, pembangunan satu unit toilet yang layak dan higienis, penyediaan dua ruang kerja bagi kepala sekolah dan tenaga pendidik, dua ruang praktik untuk siswa jurusan Teknik Geologi Pertambangan, serta pengadaan mobil sekolah guna mendukung kegiatan pembelajaran dan kunjungan industri.

Penulis: Supriyadi Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *