Porosnusantara.co.id|
Makassar – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyalurkan bantuan pribadi berupa 100 ton beras kepada masyarakat kurang mampu di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, guna meringankan beban menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, Amran menyebut aksi sosial tersebut sebagai wujud kepedulian dan semangat gotong royong agar masyarakat dapat menjalani Ramadhan dengan lebih tenang dan berkecukupan.
Penyaluran bantuan dilakukan bersama Ikatan Alumni Universitas Hasanuddin (IKA Unhas). Sebanyak 100 ton beras dikemas dalam 20 ribu karung ukuran 5 kilogram dan didistribusikan langsung kepada warga yang membutuhkan di berbagai wilayah Makassar.
Amran yang juga menjabat sebagai Ketua Umum IKA Unhas menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata di bulan suci sekaligus upaya memastikan tidak ada masyarakat yang mengalami kesulitan pangan.
“Silakan para alumni mencatat dan membagikan kepada tetangga atau keluarga yang benar-benar membutuhkan. Ramadhan adalah momentum berbagi dan memperkuat kepedulian,” ujar Amran saat Kick Off Bakti Sosial IKA Unhas di AAS Building, Makassar.
Sebanyak 200 alumni diterjunkan sebagai relawan untuk mendistribusikan bantuan berdasarkan pendataan lapangan. Penyaluran dilakukan secara langsung hingga malam hari agar bantuan segera diterima masyarakat.
Selain aksi sosial tersebut, Amran juga menyampaikan bahwa pemerintah, atas arahan Presiden Prabowo Subianto, telah mengalokasikan sekitar Rp11 triliun untuk bantuan sosial (bansos) selama Ramadhan.
Menurutnya, anggaran tersebut digelontorkan untuk memperkuat daya beli masyarakat, menjaga stabilitas pasokan, serta mengantisipasi potensi gejolak harga pangan selama bulan suci.






