Porosnusantara.co.id| Jakarta-
Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) sebagai Pasar Imlek, Jumat (12/2/2026). Peresmian ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan Tahun Baru Imlek 2026 di Ibu Kota.
Dalam kegiatan tersebut, Pramono didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno serta jajaran pimpinan PT Artha Graha selaku pengelola kawasan SCBD.
Pantauan awak media menunjukkan suasana kawasan bisnis tersebut dipenuhi dekorasi lampion, bazar UMKM, serta pertunjukan seni budaya yang menarik perhatian pengunjung. Pasar Imlek SCBD telah berlangsung sejak Selasa (3/2/2026) dan akan berlanjut hingga 3 Maret 2026.
Selain menghadirkan beragam kuliner dan produk UMKM, kegiatan ini juga menampilkan pertunjukan budaya hasil kolaborasi tradisi Betawi dan Tionghoa. Terdapat dua titik utama yang menjadi pusat aktivitas, yakni gang depan SCBD dan area SCBD Sudirman Gateway.
Pada puncak perayaan Tahun Baru Imlek yang jatuh pada Selasa (17/2/2026), Pasar Imlek SCBD mengusung tema “Harmoni Imlek Nusantara”. Acara ini digelar setiap hari dengan jam operasional berbeda. Pada hari kerja, kegiatan berlangsung pukul 15.00–22.00 WIB, sedangkan akhir pekan dibuka mulai pukul 07.00 hingga 22.00 WIB.
Beragam pertunjukan seni turut memeriahkan acara di gang depan SCBD, seperti Tehyan, Guzheng, band akustik, saxophone, dan violin keyboardist. Sementara itu, di area SCBD Sudirman Gateway ditampilkan atraksi Barongsai Rampag Tambur serta pertunjukan silat.
Tak hanya itu, parade ondel-ondel sebagai simbol kolaborasi budaya juga meramaikan acara. Penampilan band Betawi dan cosplayer bertema Tionghoa melengkapi rangkaian kegiatan, menciptakan suasana perayaan Imlek yang inklusif dan penuh warna di jantung Jakarta.






