
Bandung, Porosnusantara.id – Gempa bumi mengguncang wilayah Jawa Barat, khususnya di sekitar Kabupaten Bandung, pada Rabu (13/8/2025) pagi.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa tersebut memiliki kekuatan Magnitudo 4,6 dengan kedalaman awal terpantau 28 kilometer, serta pembaruan data BMKG di media sosial X menyebutkan magnitudo 4,7 dengan kedalaman 37 kilometer.
Menurut BMKG, pusat gempa berada di laut, sekitar 82 kilometer barat daya Kabupaten Bandung pada koordinat 7,66 Lintang Selatan dan 107,15 Bujur Timur. Berdasarkan skala MMI (Modified Mercalli Intensity), gempa dirasakan dengan intensitas III MMI di Tegalbuleud dan II MMI di Pelabuhan Ratu.
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG melalui akun X resmi @infoBMKG menyampaikan:
“#Gempa (UPDATE) Mag:4.7, 13-Agu-25 08:32:27 WIB, Lok:7.66 LS, 107.15 BT (Pusat gempa berada di laut 82 km Barat daya Kab. Bandung), Kedlmn:37 Km Dirasakan (MMI) III Tegalbuleud, II Pelabuhan Ratu #BMKG.”
BMKG mengategorikan gempa ini sebagai gempa tektonik akibat aktivitas pergerakan lempeng bumi.
Tidak ada laporan kerusakan maupun korban jiwa, dan gempa ini dipastikan tidak berpotensi tsunami.
Masyarakat diimbau tetap tenang, namun waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
BMKG menyarankan warga untuk memeriksa kondisi bangunan dan menjauhi lokasi yang berpotensi longsor atau runtuhan jika berada di daerah perbukitan.
Kategori Gempa:
-
Jenis: Gempa tektonik
-
Magnitudo: 4,6 (awal) / 4,7 (pembaruan BMKG)
-
Kedalaman: 28 km (awal) / 37 km (pembaruan BMKG)
-
Pusat Gempa: Laut, 82 km barat daya Kab. Bandung
-
Intensitas MMI: III Tegalbuleud, II Pelabuhan Ratu






