Dana Bantuan Pemprov Habis, Bangunan Tidak Selesai Di Sukajaya

Porosnusantara.co.id, Kab Bogor – Keinginan pemerintah pusat agar masyarakat di pedesaan bisa cepat merasakan pembangunan dengan di kucurkan nya berbagai macam program pembangunan, seperti dana desa, yang dilaksanakan dibawah kordinasi kementerian desa.

Demikian juga dengan pemerintahan daerah, baik Pemprov atau Pemkab, Pemkot di seluruh Indonesia ikut terdorong melaksanakan pembangunan, sesuai dengan Nawacita pembangunan Jokowi – JK. Diakhir masa masa pemerintahan kabinet kerja Jokowi – JK ini, mungkin perlu dilihat apa yang telah dicapai, demikian ucap seorang pengamat pembangunan ekonomi desa, LS.

Namun sayang beberapa program pembangunan itu sering disalah gunakan pejabat pejabat di pedesaan, apalagi yang jauh dari Ibu kota pemerintahan kabupaten, hal ini menjadi sasaran korupsi bagi Kepala desa, seperti yang terjadi di wilayah Kecamatan Jonggol, Kab Bogor, persis nya di desa suka jaya, yang mana saat ini menjadi kepala desanya bapak Ujang Royani. Dalam pemerintahan beliau sangat banyak diketumukan hal hal yang terkait dengan penyelewengan dana, baik dari dana desa, ataupun dana Pemprov, atau dari mana saja asal nya. Hal ini sudah disikapi oleh berbagai macam media dan LSM, namun tetap saja hal itu berlangsung, dan diabaikan oleh Kades tersebut, ucap Ketua advokasi sebuah LSM , BS.

Hal ini wajar diberitakan di media, walaupun nanti Kades dan jajaran nya akan meminta media lain untuk menaikkan berita yang bertolak belakang dengan kenyataan sesungguh nya, seperti yang sudah pernah terjadi, sebab pemberitaan itu adalah berita pesanan, ucap nya. Nah untuk kali ini mari kita sikapi dengan gagal nya pembangunan IPAL ( instalasi pengolahan air limbah ) di wilayah Cisewu, desa Suka jaya. Dimana pagu pekerjaan ini, kami mendapat info sebesar 380juta rupiah, berasal dari dana bantuan Pemprov Jabar, tahun 2018 lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *