Kapolres juga mengingatkan agar perbedaan pilihan politik tidak menjadi pemicu perpecahan di tengah masyarakat. Para calon diharapkan tetap mengedepankan persaudaraan dan menjadikan kontestasi sebagai bagian dari upaya bersama membangun desa.
“Jangan sibuk membangun perbedaan. Mari bersatu dalam niat dan tujuan untuk mewujudkan desa yang maju dan penuh harapan. Pelaksanaan Pilkades harus berjalan aman, dan menjaga kondusivitas merupakan tanggung jawab kita bersama,” tegasnya.
Sementara itu, Dandim 0605 Subang Letkol Czi Deny Widi Anggoro mengingatkan seluruh calon dan pendukung bahwa menang dan kalah merupakan konsekuensi dalam kontestasi demokrasi. Ia meminta semua pihak siap menerima hasil pemilihan secara bijaksana serta menghindari tindakan yang berpotensi menimbulkan perselisihan.
Kepala Kejaksaan Negeri Subang Noordien Kusumanegara juga menekankan pentingnya menjunjung sportivitas dan mematuhi ketentuan hukum dalam setiap tahapan Pilkades.
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi turut mengapresiasi panitia Pilkades dan ketua BPD yang telah mempersiapkan pelaksanaan pemilihan. Ia mengajak para calon kepala desa, tim sukses, dan pendukung untuk bersama-sama menjaga keamanan serta ketertiban hingga seluruh tahapan selesai.
Bupati juga mengingatkan calon yang terpilih agar tidak merayakan kemenangan secara berlebihan. Sementara calon yang belum memperoleh kepercayaan masyarakat diharapkan menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.
Jika terdapat keberatan terhadap hasil pemilihan, penyelesaiannya harus ditempuh melalui mekanisme yang telah ditentukan, bukan dengan tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Melalui deklarasi damai tersebut, seluruh pihak diharapkan menghormati perbedaan pilihan dan menolak segala bentuk provokasi yang berpotensi memecah persaudaraan.






