Pejabat yang hadir antara lain Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menko Polkam Dudung Abdurachman, Kepala Badan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) Setyawan Pudyatmoko, serta Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Listyo Sigit Prabowo.
Dudung mengatakan dirinya akan menyampaikan laporan perkembangan terkini penanganan karhutla kepada Presiden Prabowo Subianto. Laporan tersebut merupakan tindak lanjut dari rapat bersama sejumlah kementerian yang sebelumnya telah digelar.
“Karhutla. Hasil rapat saya tadi dengan kementerian akan saya laporkan ke Bapak Presiden, tentunya hari ini akan ada petunjuk-petunjuk lebih lanjut dari Bapak Presiden tentang karhutla,” ujar Dudung saat tiba di Istana Kepresidenan Jakarta.
Ia menjelaskan, laporan tersebut akan berfokus pada perkembangan terbaru penanganan karhutla. Namun, ketika ditanya mengenai kemungkinan penetapan status bencana nasional, Dudung belum memberikan kepastian.
“Belum, tunggulah nanti sepulang dari sini saya sampaikan,” katanya.
Sementara itu, Kepala BPGMN Setyawan Pudyatmoko membenarkan bahwa rapat tersebut membahas penanganan karhutla. Meski demikian, ia belum menjelaskan lebih lanjut mengenai agenda dan substansi pembahasan dalam rapat tersebut.
“Ya itu rapat karhutla ya. Nanti ya nanti saya sampaikan ya,” ujarnya.
Pemerintah selanjutnya menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto terkait langkah penanganan karhutla. Hingga keterangan tersebut disampaikan, belum ada kepastian mengenai perubahan status bencana menjadi bencana nasional.






