Tim gabungan hingga saat ini masih melakukan penyisiran di sejumlah titik dengan cakupan pencarian sekitar satu kilometer ke arah bawah dari lokasi terdampak.
Bupati Solok menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan membantu masyarakat Kabupaten Solok dalam menghadapi bencana tersebut.
Sementara itu, Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol Mayor Jenderal TNI Arief Gajah Mada menyampaikan bahwa personel tetap disiagakan untuk membantu penanganan dan pembersihan wilayah yang terdampak banjir bandang.
Personel juga diarahkan untuk menjangkau wilayah yang belum tersentuh bantuan maupun penanganan, termasuk daerah yang masih terisolir akibat dampak banjir bandang. Personel yang telah diterjunkan akan tetap standby dan siaga mengikuti perkembangan situasi di lapangan.
Apabila diperlukan tambahan kekuatan, Pangdam menyampaikan terdapat cadangan personel dari Jambi yang siap digeser untuk membantu penanganan di wilayah Kabupaten Solok.
Selain dukungan personel, TNI juga menyiapkan dukungan air bersih bagi masyarakat terdampak melalui mobil RO (Reverse Osmosis). Mobil tersebut disiapkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, khususnya bagi masyarakat di kampung-kampung yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih, dengan penggunaannya disesuaikan kebutuhan dan kondisi di lapangan.
Terhadap instansi pemerintahan dan kantor pelayanan publik yang terdampak banjir bandang, Bupati Solok menegaskan bahwa pemerintah daerah tetap melakukan penanganan agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan.






