500 Santri Keracunan MBG Di Sidoarjo, Bupati Sidak SPPG Tak Berizin

Suasana Ponpes dipenuhi mobil ambulance sumber @anggaendradi

Dalam sidak tersebut, Subandi mengungkapkan terdapat 31 SPPG dari total 170 SPPG di Kabupaten Sidoarjo yang belum mengantongi izin.

Subandi meminta Badan Gizi Nasional (BGN) meningkatkan pengawasan terhadap seluruh SPPG agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

“Total berdiri BGN yang ada di Sidoarjo 170. Yang masih belum ada izin, 31,” ujar Subandi, Rabu (2/9/2026). (Detik.com)

Menurut Subandi, persoalan tata kelola SPPG harus segera dibenahi. Ia menegaskan program MBG merupakan program pemerintah yang perlu didukung, tetapi pelaksanaannya harus memenuhi standar dan ketentuan yang berlaku.

Sementara itu, SPPG Kalitengah telah disuspend sementara oleh BGN setelah munculnya kasus dugaan keracunan tersebut. Penghentian operasional dilakukan sambil menunggu evaluasi serta hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan. (Detik.com)

Kasus dugaan keracunan tersebut juga diduga tidak hanya terjadi di Ponpes Manbaul Hikam. Wakil Gubernur Jawa Timur sekaligus Kepala Satgas MBG Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyebut terdapat laporan keluhan serupa dari siswa di sejumlah sekolah lain yang menerima menu MBG dari SPPG Kalitengah.

Dengan demikian, jumlah korban secara keseluruhan masih dalam proses pemutakhiran oleh pemerintah daerah. Laporan terbaru menyebut data terdampak mencapai lebih dari 500 orang, sementara sebagian korban telah diperbolehkan pulang dan sebagian lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit. (Detik.com)

Hingga kini, penyebab pasti dugaan keracunan masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium. Pemerintah bersama BGN juga melakukan evaluasi terhadap pengelolaan dan pengawasan SPPG Kalitengah guna memastikan keamanan makanan dalam pelaksanaan program MBG.

Penulis: R

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *