Diduga Sebabkan Tabrakan Kereta Api di Bekasi, Jalih Pitoeng Desak Kementerian Perhubungan Bekukan Ijin Operasional Taksi Green SM

Sosok yang sangat mendukung program pemerintah dalam peningkatan transportasi umum inipun berpendapat bahwa KAI merupakan salah satu Persero yang sangat sehat secara finansial.

Sehingga tidak sulit untuk melakukan terobosan-terobosan guna peningkatan pelayanan bagi pelanggan.

“Secara likuiditas, KAI itu sangat likuid. Bahkan rakyat sudah bayar duluan koq jauh sebelum mereka masuk peron. Artinya KAI itu sangat sehat secara finansial,” Jalih Pitoeng menandaskan.

Terkait dengan rencana pembangunan flyover yang digaungkan oleh presiden Prabowo, ketua umum FORMASI (Forum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi) ini juga mengajak seluruh masyarakat dan para wakil rakyat yang memiliki fungsi anggaran dan pengawan untuk sama-sama mendorong percepatan pembangunan sekaligus mengawasi proses pembangunannya agar terhindar dari tindakan-tindakan yang koruptif.

“Ini semua demi kelancaran, penekanan kemacetan dan keamanan sekaligus kenyamanan serta keselamatan penumpang. Maka mari kita dukung sekaligus kita awasi agar tidak di korupsi” pungkas Jalih Pitoeng.

Tragedi tabrakan kereta api di Bekasi yang menyayat hati ini, menurut Jalih Pitoeng merupakan sebuah tamparan besar bagi kita semua. Terutama para pengambil kebijakan terkait lisensi dan perijinan usaha di bidang transportasi yang sangat rentan terhadap terjadinya kecelakaan.

“Sebagaimana kita ketahui bersama dalam berbagai pemberitaan bahwa kecelakaan ini terjadi berawal dari mogoknya taksi online listrik yang mati ditengah jalur perlintasan,” kata Jalih Pitoeng.

“Untuk itu, kita minta semua instansi terkait khususnya kementerian perhubungan untuk melakukan investigasi secara totalitas demi mencegah terulang kembalinya peristiwa yang sama dikemudian hari,” pintanya.

Penulis: FadhillahEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *