Khusus Kabupaten Bireuen, tercatat 4.347 unit rumah rusak ringan dan sedang menerima bantuan pada tahap II dengan total nilai mencapai Rp86,9 miliar, menjadikannya daerah penerima terbesar pada tahap ini. Dari total 31.929 unit rumah yang diusulkan secara bertahap, jumlah tersebut telah lolos verifikasi Inspektorat BNPB dan pengecekan lapangan.
Selain itu, untuk kategori rumah rusak berat, hasil verifikasi Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama BNPB Pusat menetapkan 1.109 unit rumah yang dinyatakan memenuhi syarat dan segera dilanjutkan ke tahap pembangunan.
Bupati Bireuen, Mukhlis, menyebut wilayahnya termasuk yang terdampak paling signifikan, tidak hanya dari sisi materiil, tetapi juga sosial dan ekonomi. “Percepatan pemulihan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dan sinergi semua pihak. Kami berharap kunjungan kerja Menko PMK semakin memperkuat koordinasi dan percepatan penanganan,” ujarnya.
Tri






