Porosnusantara.co.id | Jakarta – Suasana hangat dan kekeluargaan mewarnai Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya pada Jumat sore, 27 Februari 2026. Acara buka puasa bersama ini menghadirkan pengemudi ojek online (ojol), pelaku UMKM, ormas, serta 500 personel kepolisian, dengan total peserta mencapai sekitar 1.530 orang.
Kegiatan ini diinisiasi Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri sebagai bentuk penguatan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat, khususnya para ojol yang sehari-hari beraktivitas di jalanan. “Keamanan dan ketertiban ibu kota tidak mungkin terwujud tanpa partisipasi, koordinasi, dan kolaborasi dari seluruh elemen masyarakat, termasuk rekan-rekan ojol dan pelaku UMKM,” ujar Dirbinmas Polda Metro Jaya saat membacakan sambutan Kapolda.
Dalam kesempatan ini, Irjen Asep menitipkan pesan agar para pengemudi ojol terus mengedepankan etika dan kesantunan, serta menjadi teladan dalam tertib berlalu lintas. Ia juga mengingatkan untuk tidak mudah terprovokasi informasi hoaks dan selalu menyaring sebelum membagikan berita.
Acara buka puasa ini juga menjadi panggung bagi 30 pelaku UMKM lokal untuk memamerkan produk mereka, menegaskan dukungan Polri terhadap perekonomian rakyat kecil. Kapolda juga mengajak seluruh peserta untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan kamtibmas di lingkungan masing-masing dan menyelesaikan masalah melalui musyawarah atau koordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Polsek setempat.
Dirbinmas Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Harri Muharram Firmansyah, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum mempererat silaturahmi, membangun komunikasi humanis, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Ia juga mengapresiasi peran ojol sebagai mitra masyarakat dalam menjaga ketertiban di ruang publik dan mengimbau masyarakat untuk menghubungi Call Center 110 bila membutuhkan bantuan kepolisian.
Acara yang dimulai pukul 16.30 WIB ini diakhiri dengan tausiyah Ramadhan, doa bersama, dan ramah tamah, meninggalkan kesan kebersamaan yang hangat antara Polri dan masyarakat Jakarta






