Daerah  

Pemkot Singkawang gerak cepat, Respon keluhan warga, terkait  sampah menumpuk di TPS Belakang Bank mandiri 2026.

Kami mengusulkan untuk mengaktifkan kembali jam pembuangan sampah dengan tertib, yaitu mulai pukul 18.00 hingga subuh. Dari pagi hingga sore hari, tidak diperbolehkan membuang sampah agar kota kita tertib dan tidak ada sampah yang berserakan. Dan dari jam pagi semua Sampah sudah terangkat ke TPA oleh Dlh Singkawang Saat pagi hari hingga sore, ucap Muhammadin, sekitar tps sudah harus terlihat bersih tidak ada aktifitas pembuangan sampah di waktu pagi maupun siang hari. Dan pada waktu waktu tersebut, tps tps itu akan dijaga petugas. Jelasnya

“Waktu siang itu dijaga. Kita akan pasang baleho, dari jam 6 sore sampai tengah malam (jadwal pembuangan sampah pada tps). Subuh kan sudah diangkut. Jadwal itu kita minta dihidupkan kembali. Jadi Kota kita dari pagi sampai jam 6 sore tidak ada kelihatan sampah ” tegas Muhammadin.

Muhammadin berharap, aturan atau jadwal pembuangan sampah di tps tps ditaati warga masyarakat. Pada jadwal waktu pembuangan sampah yang telah ditentukan, warga pula diharapkan membuang sampahnya tepat masuk pada box sampah yang telah disediakan. Tidak dengan sembarang lempar, sehingga menjadi tumpukan yang meluber sampai kepinggir jalan. Akibatnya menimbulkan bau dan pemandangan yang kurang baik. Sisi lain, petugas kebersihan harus dibebani lagi dengan pekerjaan tambahan. Yang tadinya harus mengangkut sampai ke tempat pembuangan akhir, jadi harus membersihkan lagi keadaan tps sekitar akibat tumpukan sampah yang meluber di luar box tps.

“Paling penting adalah keperdulian kita bersama. Kita tentukan jamnya itu. Maka semuanya harus taat tertib. Karena ini bukan menyangkut pemerintah saja. Menyangkut tentang kesehatan semuanya, tentang masyarakat, tentang keindahan kota. Kesadaran daripada masyarakat. Pasukan kuning luar biasa kerjanya siang malam. Kasihan mereka. Jadi minta kesadaran semua, bukan karena adanya pemerintah diserahkan semua kepada pemerintah tapi sepenuhnya kesadaran kita bersama. Kota kita kita cintai bersih dan sehat selanjutnya kita harus bangga. Kotor tidak sehat maka masyarakatnya juga tidak bangga, ” ujarnya.

Kami akan terus fokus mencari solusi terbaik untuk lingkungan dan berharap masyarakat juga dapat mematuhi serta sadar akan kebersihan kota kita, karena kita mencintai kota kita.”Tutupnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *