“Kebijakan ini bertujuan untuk mengatur arus kendaraan, mengurangi kepadatan di area inti kawasan, serta menjaga kelancaran mobilitas dan keselamatan pengunjung,” ujar Dimas.
Terkait dampak banjir rob yang sempat terjadi, manajemen memastikan seluruh kawasan wisata tetap beroperasi normal dan dapat diakses pengunjung. Pengunjung yang masuk melalui Gerbang Timur dapat langsung menuju Gerbang Karnaval, sementara jalur sisi barat dan utara kawasan tetap berfungsi sebagai akses utama.
Untuk mendukung mobilitas internal, Ancol bekerja sama dengan PT TransJakarta menyediakan layanan bus wara-wiri gratis dari area sentral parkir menuju berbagai unit rekreasi, termasuk lokasi perayaan malam tahun baru di Pantai Karnaval. Pengaturan lalu lintas juga dilakukan secara terpadu bersama Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) guna mengantisipasi kepadatan arus masuk dan keluar kendaraan.
Melalui program “Liburan Penuh Ceria”, PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk berharap dapat terus memperkuat posisinya sebagai destinasi wisata keluarga unggulan nasional, sekaligus berkontribusi terhadap pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian Jakarta pada momentum libur akhir tahun 2025–2026. Dengan perpaduan hiburan spektakuler, inovasi wahana, serta pengelolaan kawasan yang terintegrasi, Ancol optimistis mampu menghadirkan pengalaman liburan akhir tahun yang aman, nyaman, dan penuh kesan bagi seluruh pengunjung.






