Bekasi Mulai Kondusif Usai Kericuhan, Warga Diminta Tetap Waspada

kondisi sumarecon pada 31 agustus malam

porosnusantara.co.id- Bekasi | Kericuhan yang terjadi sejak 28 Agustus lalu, menimbulkan kekhawatiran oleh warga bekasi pasalnya gelombang demo sampai di bekasi dan  memanas.

pada Sabtu malam 30 Agustus 2025 massa bergerak dari flyover Summarecon menuju Mapolres Metro Bekasi Kota. Aksi yang berlangsung sekitar pukul 22.30 WIB itu sempat diwarnai pembakaran dan pelemparan benda ke arah aparat.

sebelumnya gelombang aksi demo meluas di seluruh indonesia menuntut kebijakan DPR RI yang lebih pro rakyat, sejak 25 Agustus, gelombang demo semakin besar dan luas ketika salah satu ojol terlindas mobil brimob. kericuhan terjadi di mana mana ditambah banyaknya provokator di lapangan.

Situasi di bekasi sempat menegangkan hingga larut malam, sebelum akhirnya mulai mereda menjelang tengah malam. Meski demikian, kerumunan masih terlihat di sekitar Jalan Pangeran Jayakarta hingga area dekat Summarecon dan Mapolres, sehingga aparat tetap melakukan penjagaan ketat.

Kondisi mulai terlihat lebih tenang pada Senin pagi.

Aktivitas warga berangsur normal, toko-toko kembali buka, dan lalu lintas di sekitar Summarecon Bekasi kembali lancar.suasana di kota Bekasi perlahan pulih meski jejak kericuhan masih terasa. Namun unggahan di media sosial masih menunjukkan adanya kelompok warga yang bertahan hingga sekitar pukul 23.00 WIB di gerbang Summarecon, menandakan potensi ketegangan belum sepenuhnya hilang.

Pemerintah kota bersama aparat keamanan terus menghimbau masyarakat agar tetap waspada dan sebisa mungkin menghindari area yang sebelumnya menjadi titik konsentrasi massa.

Beberapa jejaring komunitas warga juga membagikan daftar kawasan rawan yang dinilai patut dihindari untuk sementara waktu. Walau belum ada informasi resmi mengenai validitas daftar tersebut, langkah antisipasi dianggap penting demi menjaga keselamatan masyarakat.

Hingga kini, aparat masih bersiaga untuk memastikan kondisi benar-benar aman. Masyarakat diminta berhati-hati dalam perjalanan dan tetap mengikuti perkembangan situasi melalui informasi resmi maupun jaringan lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *