Laskar Merah Putih (LMP), merupakan organisasi yang berkomitmen menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta melakukan aksi heroik dengan mengibarkan bendera Merah Putih raksasa di tebing curam Gunung Masigit, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, Kamis (14/8).
Bendera raksasa 800 meter persegi itu bukan sekadar kain, melainkan simbol perjuangan, keberanian, dan cinta Tanah Air yang terus menyala.
Terbentang di antara jurang dan tebing, sang Saka Merah Putih berkibar megah mengingatkan bangsa bahwa kemerdekaan diraih dengan pengorbanan, dan harus dijaga dengan semangat yang sama.
Ketua Umum Laskar Merah Putih HM Arsyad Cannu juga menyampaikan aksi ini bukan hanya seremoni peringatan, melainkan wujud nyata dari pengabdian terhadap Indonesia.
“Pengibaran bendera di lokasi ekstrem seperti tebing bukan pertunjukan biasa. Ini bentuk perlawanan terhadap lunturnya semangat nasionalisme. Kita tunjukkan, bahwa Merah Putih adalah harga mati,” tegasnya.
Dia juga menginstruksikan secara tegas kepada seluruh Pengurus LMP dari tingkat Mada, Cabang hingga Ranting di seluruh Indonesia untuk mengibarkan Bendera Merah Putih serentak pada momen kemerdekaan tahun ini.
“Tidak ada bendera lain yang boleh berkibar Copot jika perlu, dan jangan takut. Saya bertanggung jawab menjaga marwah Merah Putih di mana pun LMP berada,” tegas Arsyad, yang disambut riuh tepuk tangan massa.
Aksi patriotik ini mendapat apresiasi tinggi dari Bupati Bandung Barat Jeje Ritchie Ismail yang turut hadir menyaksikan langsung pengibaran bendera.
“Ini bukan hanya pengibaran Bendera, tapi penguatan kembali semangat Merah Putih dan nilai-nilai Pancasila. Saya apresiasi LMP yang telah menunjukkan aksi nyata untuk NKRI. Kami beri dukungan penuh,”pungkas Jeje.






