Banyuwangi- PorosNusantara.co.Id|| Mr.Azmi, Aktivis kontroversial Bumi Blambangan yang selama ini getol menyoroti kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi menilai.
kalau Pemberitaan Opini berjudul Ngangsu Kaweruh,DIRUT RSUD Tidak Harus Nakes yang di tulis oleh RANDU BAYA di media ini beberapa hari lalu,adalah sebuah Nasehat sekaligus Teguran Untuk Bupati Banyuwangi yang layak untuk di jadikan Kajian sekaligus bahan Evaluasi.
Merujuk kepada Narasi tulisan RANDU BAYA,Mr.Azmi menjelaskan,kalau Bupati Banyuwangi tidak boleh gegabah dalam proses pengangkatan Direktur Rumah Sakit umum Daerah,apa lagi Rumah Sakit Umum Daerah yang mempunyai Kriteria Tipe B.karena, kemajuan Rumah Sakit Umum Daerah apalagi RSUD yang masuk dalam Kriteria Tipe B tidak hanya di ukur dari keberhasilan dalam memberikan pelayanan kesehatan dan medis saja.Pengelolaan secara Managerial adalah kunci utama dalam sebuah kemajuan dan keberhasilan kemajuan RSUD.
Dalam hal ini,Bupati harus lebih teliti lagi dalam menjaring tenaga yang akan di tunjuk untuk menjabat Dirut RSUD.kwalitas kuantitas kinerja seseorang Yang akan di tunjuk dan di percaya untuk menjadi Direktur RSUD harus menjadi pertimbangkan secara matang,tidak hanya di ukur dari keberhasilannya dalam dunia kesehatan maupun medis saja.Lebih-lebih apabila Bupati ketika akan mengambil keputusan dalam mengangkat Dirut RSUD hanya berdasarkan bisikan ataupun permintaan seseorang,tentunya akan berakibat tidak baik untuk kemajuan Rumah Sakit.
“Meski akan membuat Panas telinga hal ini akan tetap saya asampaikan.Karena kalau RSUD itu di Pimpin oleh orang yang salah maka dampaknya luar biasa.Dirut RSUD itu tugasnya tidak hanya memberikan pelayanan terbaik di bidang kesehatan,tapi mencakup semuanya Teruma soal Managerial.Dirut RSUD itu adalah CEO,tugasnya memajukan sebuah perusahaan dan menjaga kwalitas pelayanan.terlebih,Baik dan tidaknya sebuah RSUD itu tergantung profesionalisme Dirutnya”Jelasnya Kamis 8 Mei 2025.






