Kabar Soal Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi, Mengondisikan Kain Seragam, Ternyata Tidak Benar

Banyuwangi-PorosNusantara.co.Id || Adanya pemberitaan beberapa media online,yang seolah-olah menuduh kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi telah mengondisikan kepala sekolah agar menunjuk salah satu toko kain untuk pengadaan kain seragam siswa,di saat acara buka bersama yang di laksanakan oleh kepala sekolah SMP Negeri yang tergabung dalam MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) di salah satu hotel yang berada di wilayah Jajag kecamatan Gambiran tanggal 28 Maret kemarin,ternyata tidak benar dan tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.

Karena Dari hasil penelusuran awak media ini dan penjelasan beberapa Kepala sekolah yang tidak mau di sebutkan namanya,pada saat pelaksanaan buka bersama yang di laksanakan oleh MKKS SMP Negeri Kabupaten Banyuwangi kala itu,tidak ada sedikit pun pembahasan soal pengadaan kain seragam apalagi pengondisian.

Beberapa kepala sekolah yang tidak mau di sebutkan namanya ketika di konfirmasi awak media ini menjelaskan,kalau acara buka bersama yang di laksanakan oleh MKKS kala itu,tidak ada pembahasan perihal kain seragam,terlebih soal himbauan ataupun pengondisian yang di lakukan oleh Didik Eko Wahyudi selaku kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi.karena dalam acara Buka Bersama tersebut Didik Eko Wahyudi kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi tidak mendapatkan Undangan dan tidak ada di tempat.bebera kepala sekolah juga menambahkan bahwa acara buka bersama itu di selenggarakan Dengan tujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar kepala sekolah Khususnya kepala SMP Negeri di saat bulan suci Ramadhan.

“Kami waktu itu hadir dalam acara buka bersama yang di selenggarakan oleh MKKS, kepala sekolah juga tidak semua hadir kok,ada beberapa kepala sekolah SMP Negeri yang tidak hadir.kami di sana juga tidak membahas soal kain seragam,kami tidak mungkin berani membahas hal itu.karena aturannya kan jelas,beli di mana saja bisa.dan waktu itu tidak ada seruan atau himbauan dari pak Kabid harus mengambil di salah toko yang sudah di tunjuk, karena pas acara itu pak Kabid juga tidak ada,setau saya pak Kabid memang tidak di undang”Jelasnya 19 April 2025.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *