Diungkapkan pula bahwa kebanyakan pelaku tawuran ini hanya mengikuti tren, tidak ada unsur dendam. Mereka hanya saling tantang melalui live Instagram (IG), dan sebelum melakukan tawuran didahului dengan mengonsumsi minuman keras.
Kapolresta mengimbau para orang tua lebih jeli dengan pergaulan anak-anaknya, awasi benar waktu mereka bermain dan belajar.
“Pastikan anak-anak sudah di rumah pada pukul 22.00, jangan biarkan mereka begadang, tongkrong dengan tujuan tidak jelas,” imbau Kombes Pol Mustofa.
Selain di Tempuran, Safari Jumat juga dilaksanakan di wilayah lain, antara lain di Masjid Al Rosyid Dusun Setran, Desa Banyudono, Kecamatan Dukun dipimpin Wakapolresta Magelang AKBP Imam Syafi’i, S.I.K., M.Si. Juga di Masjid Baitul Muttaqin, Dusun Ketitang, Desa Windusari, Kecamatan Windusari dipimpin Kabagops Polresta Magelang Kompol Eko Mardiyanto, S.H., M.A.P. (Red-AXS)






