Founder IBIMA, I Made Dana Tangkas Hadiri Acara Launching ABILEC

 
 

I Made. menambahkan,, “tadi kita membahas bagaimana material saat ini 70% masih di import, sementara dari yang luar negeri baru 30%, seharusnya kita mempunyai sumber daya alam yang luas dan berlimpah, harusnya itu bisa mengisi material di Indonesia.

Nah, industri ini terus kita bangun sehingga harapan nya menjadi industri yang berdikari, tentu dibalik itu semua kita harus mempunyai kemampuan inovasi dan penguasaan teknologi, tapi hari ini kita tidak banyak berbicara tentang itu, namun ini harus menjadi daya inovasi dan budaya penerapan teknologi kedepannya sehingga Indonesia bisa menjadi negara industri, “ucapnya.

 

Harapannya di tahun 2030 kita menjadi negara Industri yang berdikari, dan juga membawa rakyat nya sejahtera dengan pendapatan per kapita bisa mencapai US$ 12.500, dan itu harapan kita.

Menanggapi pertanyaan terkait maraknya tenaga tenaga asing yang masuk ke Indonesia, dirinya menjelaskan bahwa hari ini kita baru launching ABILEC dengan dukungan institut IBIMA , dalam hal ini kita juga punya teman teman otomotif di Indonesia dan juga teman teman Asosiasi, IKM, Piko, APEC, termasuk IKM lainnya, Perindo, Himabi, ini kita harapkan mestinya sebagai tenaga penggerak tenaga kerja Indonesia kita siapkan tenaga kerja yang kompeten dan profesional, cuma nanti kalau berhubungan dengan permintaan yang ada ini kita harus ada persiapan setahun atau dua tahun sebelumnya supaya itu bisa dilatih, tidak bisa ujug-ujug. Nah inilah yang menjadi dasar kita untuk membuat pernyataan pernyataan supaya apa yang dikatakan Ketum Apindo tadi, kalau US$ 1miliar bisa menghasilkan 4.600 tenaga kerja.

Tapi nanti kita hitung lagi lebih luas, kalau investasi yang 1.207 triliun itu seharusnya tenaga kerja bertambah berapa, kebutuhannya untuk industri apa aja, nah ini yang kita harus bekerjasama dengan kementerian dan lembaga terkait, seperti BKBN, investasi, tenaga kerja dan perindustrian dan itu yang kita arah kan dan harapkan bisa menjadi agregator dan integrator dalam persiapan tenaga kerja.

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *