oleh

Pembangunan TPT Di Pertanyakan Ketua RW, Tentang Papan Informasi Publik Yang Belum Pasang.

Pembangunan TPT Di Pertanyakan Ketua RW, Tentang Papan Informasi Publik Yang Belum Pasang.

Kabupaten Bekasi, porosnusantara.co.id “Pengerjaan Tembok Penahan Tanah (TPT) di Dusun Tanggul Wangkal RT/RW 02/01 Desa Sindangjaya, Kecamatan Cabangbungin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, diduga banyak penyimpangan miskinnya papan informasi publik, menjadi pertanyaan warga sekitar, Rabu (13/10/2021).

Tiem media pun mendatangi lokasi pengerjaan tersebut sangat miskinnya papan informasi, sudah jelas tentang keterbukaan informasi publik (kip) itu penting, pemerintah sudah membuat undang – undang No – 14 – tahun – 2008 tentang keterbukaan informasi publik (kip).

BACA JUGA  BAKSO RANJAU GUNUNG KUKUSAN GAMBUHAN



Mito (58)th, mengatakan sangat di sayangkan pembangunan yang sedang berjalan dua hari sudah melanggar, salah satu nya adalah papan informasi tidak di pasang dan juga kurangnya pengawasan baik dari pelaksanaan mau pun dari dinas terkait.

“Nah iya makanya saya juga bingung, dengan orang desa juga nanyain RAB nya berapa gak tau, saya jugakan RW orang desa bahakan saya juga dapet uang kopi dari orang desa juga, saya sebagai RW perlu tau berapa nilai anggarannya dan PT atau CV apa yang
mengerjakannya, berapa hari pelaksanaan nya masa kalender, saya pun kecewa tidak tau pengawas dan konsultan tidak terlihat di lokasi, “ujar Mito Ketua RW setempat saat di konfirmasi oleh media.

Lanjut Mito, harapan saya mewakili dari masyarakat khususnya kepada pihak pemborong harus sesuai dengan (Rab) jangan asal dikerjakan karna itu sudah jelas melanggar aturan pemerintah,” jelasnya.

BACA JUGA  Kemenkeu RI dan OJK Tandatangani SKB Program PEN


Di tempat terpisah Surya (40)th sebagai kepala kuli pekerja Tembok Penahan Tanah (TPT) mengatakan kepada awak media, “pengerjaannya itu sudah di beritahukan kepada aparatur desa dan lembaga, bahwa titik pengerjaan terkait papan informasi proyek belum terlihat di sekitar lokasi pengerjaan, menurutnya tidak tau ketika sosial control menanyakan di arahkan kepada RW Mito,”pungkasnya.


(Asim)

BACA JUGA  Rakernas BKAD Ke II Penguatan Kerjasama Antar Desa Dalam Menyatukan Potensi Daerah Bagi Pemberdayaan Masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini