oleh

HUT PMI Yang Ke – 76 PMI Lambar Alokasikan 400 Vaksin Sinovac Bagi Masyarakat

Lampung Barat. porosnusantata.co.id -Palang Merah Indonesia (PMI) Lampung Barat alokasikan 400 vaksin jenis sinovac kepada masyarakat bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) PMI ke 76 Tahun, Sabtu 17/9/2021.

Kegiatan yang berlangsung di kantor PMII Lambar, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, samping Kejaksaan Negeri Lambar tersebut dihadiri langsung ketua PMII Lambar, Edi Novial dan seluruh jajaran.

Menurut Edi Novial, selain peringatan HUT PMI, vaksinasi dimaksud wujud kontribusi atas eksistensinya di Bumi Beguwai Jejama. Contohnya, memberikan bantuan kepada warga terdampak amukan Gajah di Kecamatan Suoh dan BNS beberapa waktu lalu.

BACA JUGA  Akses Jalan Menuju Pelabuhan Ratu Rawan Longsor, Dinas PUPR Tutup Mata

“Faktanya, paparan Covid-19 kini tidak hanya ada diperkotaan saja melainkan telah ke desa-desa, sehubungan dengan itu vaksinasi hari ini merupakan bagian dari ikhtiar kita semua dalam menjaga jiwa,” Jelas Edi begitu biasa ia disapa.

Dengan demikian kata Edi, sejatinya vaksinasi diperuntukan untuk kalangan pelajar dan masyarakat umum dari semua elemen. Tujuannya, sosialiasasi verbal dinilai efektif untuk mengajak masyarakat agar melakukan vaksinasi.

BACA JUGA  Rapat Umum Pemegang Saham PT LION METAL WORKS Tbk.

“Khususnya adik-adik pelajar, kiranya bisa bercerita kepada teman-temanya bahwa vaksin itu aman dan sebagai perlindungan ketahanan tubuh,” kata Edi yang juga sebagai Ketua DPRD Lambar.

“Juga misalnya bapak ibu petani, tukang ojek dan lainnya. Agar bisa menyampaikan kepada teman seprofesinya atau tetangga sekitar, agar nanti bila ada alokasi yang disediakan pemerintah melalui Dinas Kesehatan atau TNI Polri supaya bersedia vaksin,” imbuhnya.

BACA JUGA  Usai Klarifikasi, Dinas Pendidikan dan Pengajaran Nabire Mengakui Keabsahan Ijazah Tabroni Bin M. Cahya.

Dikatakan Edi, dengan semangat gotong royong antar pemerintah dan masyarakat, percepatan vaksinasi di seluruh tanah air dapat tercapai demi terwujudnya heard imunity.

“Tentu yang perlu diingat bapak ibu semuanya, ketika sudah divaksin bukan berarti kebal terhadap Covid-19, prokes tetap dipertahankan. Karena sejatinya vaksin itu bukan obat tetapi sebagai proteksi serta untuk meningkatkan antibodi,” Tutupnya.

Indera

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini