Datangi 10 Warga Kontak Erat Pasien Covid-19, Polsek Kep Seribu Utara Lakukan Swab Antigen Door to Door

Porosnusantara.co.id – JAKARTA – Dalam rangka memperkuat PPKM Mikro dalam mencegah penyebaran dan menekan angka kasus Covid-19 di Pulau Harapan, Polsek Kepulauan Seribu Utara bersama Tim Kesehatan Puskesmas melakukan Tracing Swab Antigen Door to Door kepada warga Kontak erat dengan pasien Covid-19. Rabu (4/8).

Kapolsek Kepulauan Seribu Utara Polres Kepulauan Seribu mengatakan, bahwa pihaknya selalu melakukan kegiatan Tracing Swab Antigen secara door to door bila ada warga yang terkonfirmasi Covid-19.

BACA JUGA  Pangdam I/BB dan Kapoldasu Dampingi Presiden Jokowi Tinjau Vaksinasi di SMKN 1 Beringin Deliserdang

“Iya, kita bersama tenaga kesehatan, Tim Kampung Tangguh Jaya, Tiga Pilar dan Tokoh masyarakat Secara door to door mendatangi 10 warga yang mempunyai kontak erat dengan warga yang terkonfirmasi Covid-19,” kata Asep Romli.

Asep melanjutkan, kesepuluh kontak erat dimaksud adalah orang yang berdekatan baik secara fisik atau kediaman nya.

Bila ditemukan hasil swab antigen reaktif maka akan dilanjutkan dengan Swab PCR dan selama menunggu hasil Swab PCR disarankan untuk melakukan Isolasi Mandiri dengan pemantauan ketat dari Satgas Covid-19 kewilayahan.

BACA JUGA  Polri Lakukan Anjangsana ke Mantan Kapolri Hingga Anggota yang Sakit dan Gugur Saat Tugas

“Dari sepuluh warga kontak erat yang kita lakukan tracing swab antigen alhamdulillah hasilnya non reaktif semua,” tambahnya.

Untuk diketahui, kasus aktif Covid-19 di Pulau Harapan Kecamatan Kepulauan Utara saat ini sejumlah 4 orang dimana pihak Polsek Kepulauan Seribu Utara secara konsisten dan berkelanjutan terus melakukan upaya pencegahan penyebaran baik dengan langkah 3T (testing, tracing, treatment) dan menerapkan protokol kesehatan 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas).

BACA JUGA  Bagikan Bansos, Polres Kep Seribu Sambangi 24 KK Warga Terdampak Covid-19

“Kasus aktif Covid-19 di Pulau Harapan terus menurun namun kita tetap terus melakukan kegiatan pencegahan penyebaran nya baik dengan 3T maupun pengetatan protokol kesehatan 5M,” ujar Asep Romli.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *