oleh

5 Pelanggar Prokes di Pulau Untung Jawa kena Sanksi oleh Ops Yustisi Polsek Kep Seribu Selatan

Porosnusantara.co.id – JAKARTA – Dalam rangka terus mendisiplinkan warga untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dimasa pandemi dan PPKM Level4 ini Polsek Kepulauan Seribu Selatan tetap melakukan kegiatan Operasi Yustisi Gabungan. Jumat (30/7).

Kapolsek Kepulauan Seribu Selatan Polres Kepulauan Seribu AKP Wisnu Wardono mengatakan, dengan terus menurunnya kasus aktif Covid-19 di wilayah Kepulauan Seribu Selatan pihaknya akan tetap menggalakkan Operasi Yustisi Gabungan.

BACA JUGA  GMDM DPW Kab Bogor Gelar Santunan Anak Yatim dan Tasyakuran

“Kali ini kita fokuskan di Pulau Untung Jawa, dimana di pulau ini salah satu wilayah yang masih ada kasus aktifnya yakni sejumlah 12 kasus, sementara pulau pulau lainnya masih di bawah angka 12,” kata Wisnu Wardono.

Wisnu menambahkan, Ops Yustisi Gabungan yang dilakukan pihaknya melibatkan Tiga Pilar, Dinas Perhubungan, FKDM dan Tokoh Masyarakat setempat.

BACA JUGA  Pangdam II/Sriwijaya Kunker Ke Korem 042/Gapu Provinsi Jambi, Tinjau Serbuan Vaksinasi Massal Dan Peresmian Gedung Panti Asuhan Bhadar Gapu

“Kita dapati ada lima warga masyarakat yang menggunakan masker dengan tidak benar alias di dagu dengan alasan yang berbeda, atas temuan tersebut kita catat dan kita kenakan sanksi teguran sesuai aturan,” tambahnya.

Diketahui, aparat gabungan dengan berjalan kaki melakukan patroli dan mencari pelanggar protokol kesehatan dengan sasaran warga yang tidak menggunakan masker di ruang publik dan lingkungan perumahan.

BACA JUGA  Gelaran Vaksinasi Merdeka Covid-19 Polres Kep Seribu Suntik 63 Warga Pulau Harapan

“Kegiatan ini akan terus kita lakukan bahkan siang dan malam, sebagai upaya mendisiplinkan warga dalam menerapkan protokol kesehatan dan mencegah penyebaran Covid-19,” pungkasnya.

Terdata, kasus aktif Covid-19 di Wilayah Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan saat ini sejumlah 32 dengan rincian Pulau Untung Jawa 12, Pulau Lancang 4, Pulau Pari 7 dan Pulau Tidung 9.

Reporter: Johan Sopaheluwakan

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini