oleh

Tingkatkan Koordinasi Dan Sinergi Dengan Instansi Vertikal Terkait, Kecamatan Lembah Segar Gelar Rapat Koordinasi

Sawahlunto,Porosnusantara.co.id|Untuk meningkatkan Koordinasi dan Sinergi dalam melaksanakan Pemerintahan Kecamatan dengan Instansi Vertikal terkait dan Stockholder, Kecamatan Lembah Segar menggelar rapat koordinasi.

Rapat koordinasi digelar di Aula Kantor Camat Lembah Segar pada hari Senin (14/6) dan dibuka langsung oleh Camat Kecamatan Lembah Segar Apriandes, SPd yang dihadiri oleh Sekcam Nurhasanah, Kabag Tapem Kota Sawahlunto Bet Mukhardi, Forkopimcam, Kepala KUA Kecamatan Lembah Segar, Kepala Puskesmas Kampung Teleng dan Lunto Barat, Kepala Kelurahan/Desa, Ketua LPM, BPD, PKK, Karang Taruna dan Tokoh Masyarakat.

BACA JUGA  HUT 100 Jendral Besar Purnawan HM Soeharto, Meraih Keteladan dan Mensyukuri Pembangunan

Dalam sambutannya Apriandes,SPd mengatakan, dalam masa Pandemi Covid 19 ini mari kita tetap saling menjaga dan melakukan Protokol Kesehatan 3 M (Prokes ) yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak.
Tentang Covid untuk Kota Sawahlunto sampai saat ini masih Zona Orange, maka dari itu kita pihak Kecamatan Lembah Segar sebagai Aparatur Sipil Negara yang diberi amanah, tidak bosan bosannya untuk menghimbau dan mengingatkan agar masyarakat jangan sampai lengah, sehingga mengakibatkan terdampak positif Covid.

Apriandes juga mengingatkan, demi menjaga hal hal yang sama sama tidak kita inginkan, bagi warga yang hendak bepergian periksa benar situasi dan kondisi dalam rumah, jangan lupa mematikan kompor, ujar Apriandes.

BACA JUGA  Jelang Pilkada Serentak Tahun 2020, Polres Nabire Gelar Doa Bersama

Dikesempatan yang sama, Kepala Bagian Tata Pemerintahan ( Tapem ) Kota Sawahlunto Bet Mukhardi menyampaikan, untuk mewujudkan Desa maju dan masyarakat yang sejahtera menuju Sawahlunto yang lebih baik, setiap program dan kegiatan yang menggunakan dana Desa dan dana Kelurahan tetap berpedoman pada Visi dan Misi Pemerintah Kota Sawahlunto Tahun 2018-2023, yang mana lebih mengutamakan kebutuhan masyarakat Desa/Kelurahan dengan membangun Koordinasi, Komunikasi dan kerjasama yang baik.

BACA JUGA  ASEAN Marketing Summit 2019 Eksplorasi Potensi Pasar ASEAN yang Serba Digital

Untuk dana pembangunan Sarana dan Prasarana di Kelurahan, Pemerintah Kota Sawahlunto berpedoman kepada dana Desa terendah yang ada di Kota Sawahlunto. Dalam pelaksanaannya harus sesuai dengan regulasi, juklak dan juknis yang sudah ditentukan, papar Bet Mukhardi.

“Apriandes sebagai Camat dan Bet Mukhardi sebagai Kabag Tapem mengatakan, sebagai Aparatur Sipil Negara yang bertugas melayani masyarakat siap kapan saja untuk dihubungi, baik komunikasi langsung maupun melalui telepon selulernya.” (An)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini