Kades Telagajaya Gelar Jumpa Pers, Klarifikasi Terkait Tuduhan Dugaan Pungli Program PTSL

 

Karawang. Porosnusantara co.id
Puluhan warga Desa Telagajaya berduyun-duyun mendatangi kantor Kecamatan Pakis, bertujuan untuk mengklarifikasi pemberitaan dari salah satu media Online yang disinyalir pemberitaan tersebut tidak benar dan tidak akurat

Saat Porosnusantara turut meliput kejadian aksi massa tersebut di Kantor Kecamatan Pakisjaya, Kepala desa Telagajaya, Naja Nurjaya langsung menggelar jumpa Pers di halaman Kantor Kecamatan Pakisjaya, dengan mengatakan bahwa berita terkait ada nya pungutan 2,5 jt sampai dengan 5 jt itu tidak Benar.

“Informasi Itu sama sekali tidak benar” ucap Naja Nurjaya, hingga berulang-ulang.

Jumpa pers tersebut dihadiri sebanyak 15 Wartawan, 5 lembaga Ormas dan LSM, juga aparatur Desa Telagajaya, BPD, Kadus Wagir, dan juga tokoh masyarakat, serta jajaran Muspika yang hadir, Kuasa Hukum Junaedi,S.H dan MP Pakis Kaya dan Satpol PP Kecamatan.

BACA JUGA  Walikota Tutup Perayaan Imlek dan Festival Cap Go Meh 2020

Naja Nurjaya berkoar- koar dengn lantangnya, bahwa dirinya merasa di tuding telah melakukan pungutan sebesar itu.

“Saya jawab itu tidak benar, mengingat Team PTSL yang melaksanakan tugas ini sejak Tahun 2018 sampai tahun 2020 sebanyak 1000 bidang yang telah selesai dan di berikan kepada masing-masing hak nya, yaitu warga saya sendiri di Desa Telagajaya. Tidak seperti yang di beritakan salah satu media Online Bs dan Pw. Saya jelas tidak bisa terima atas tudingan berita miring tersebut, karena ini di lakukan dengan konfirmasi sebelah pihak” Ungkap Naja Nurjaya.

BACA JUGA  Konggres dan HUT MIO INDONESIA di Golden Boutique Hotel Bakal Dimeriahkan Artis Camila Rasya

Masih menurut Naja Nurjaya, bahwa di Desa Telagajaya, prihal PTSL dan Blt DD sudah terealisasikan sebanyak 4 kali di terima oleh warga dengan kisaran Rp. 600 ribu, Rp. 600 rb,Rp 600 Rp. 900 rb, uraian nya Rp. 300 rb, Rp. 300 rb.Rp 300

“Secara rinci tidak ada yang tertingal bahkan penerima BLT DD membuat pernyataan di atas materai” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *