Warga hibah tanah demi kemajuan desa, tapi di halangi oknum pemerintah desa.

 

Poros nusantara, Bengkayang – Salah satu warga desa Sungai pangkalan 1 mendatangi kantor media Poros Nusantara untuk menginformasikan tentang hibah tanah yang ingin ia berikan kepada nelayan untuk di jadikan pelabuhan, tempat nelayan bongkar muat, sehingga memudahkan nelayan dalam beraktifitas dan dapat meningkatkan perekonomian nelayan sekitar.

Namun niat baik ini tidak sejalan dengan beberapa oknum pemerintah desa yang tidak menyambut niat baik bapak Muhammad Zein yang ingin menghibahkan tanahnya yang kurang lebih seluas 30×40 meter persegi ini. Padahal niat baik beliau ini murni semata-mata untuk memudahkan aktifitas nelayan sehingga dapat meningkatkan perekonomian warga desa Sungai pangkalan 1 khususnya.

Bapak Muhammad zein yang merupakan anggota Polri yang bertugas di polsek Sungai raya ini menyampaikan rasa kebingungannya kepada media Poros Nusantara di Jalan Parit ketapang, Kota Singkawang pukul 19.00 WIB. Beliau heran, mengapa niat baiknya ini di tolak, padahal tanah yang beliau hibahkan ini letaknya sangat strategis untuk di jadikan pelabuhan dan dapat mendatangkan manfaat bagi warga.

“Seiring kemajuan di daerah sekitar, desa Sungai pangkalan 1 tidak memiliki pelabuhan bongkar muat untuk nelayan dan ditambah lagi ada pelabuhan besar yang akan di bangun yang dapat membuat nelayan kehilangan tempat untuk beraktifitas”. Jelas bapak Zein kepada media Poros Nusantara biro Singkawang.

Rasa kepedulian inilah yang mendorong bapak Zein untuk menghibahkan tanahnya ini kepada masyarakat di Sungai pangkalan 1 agar masyarakat khususnya, bagi nelayan agar punya tempat untuk beraktifitas. Karena banyak warga yang berprofesi sebagai nelayan mengeluhkan tidak punya tempat untuk bongkar muat hasil tangkapannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *