Sejalan dengan Norwegia dan Uni Eropa. Duta Besar Denmark untuk Indonesia. Bapak Rasmus Abildgaard Kristensen menegaskan bahwa Ekonomi Sirkular adalah sebuah transisi besar menuju Konsep ekonomi yang hijau dan berkelanjutan. “ Kini kita memiliki pemahaman yang lebih baik bahwa aliran secara sirkular akhimya menggugah cara cara inovatif dalam merancang. memproduksi. membangun dan mengonsumsi sebuah materi, yang akhimya dapat mengurangi jumlah limbah. Hal ini dapat menciptakan peluang baru bagi sektor swasta. dan dalam jangka panjang dapat mengurangi pengeluaran negara terkait pengelolaan sampah. lni tentunya sangat baik untuk ekonomi. Oleh sebab itu. saya merasa senang dengan kerjasama antara Denmark dan Indonesia dalam agenda ini. lnilah mengapa Denmark berkomitmen untuk berkontribusi dalam studi-studi yang mengeksplorasi potensi Indonesia dalam mendukung konsep Ekonomi Sirkular,” jelasnya.
Ketua Umum PRAISE, Sinta Kaniawati, menambahkan, ‘Transisi dari ekonomi linier menuju ekonomi sirkular membawa tantangan sekaligus kesempatan bagi Extended Stakeholder Responsibility (ESR). yaitu Industri, Pemerintah dan Masyarakat. PRAISE percaya bahwa kemasan paska konsumsi memiliki peran besar dalam rantai ekonomi sirkular. Penanganan kemasan paska konsumsi yang strategis dan sistemis tidak hanya akan menoegah degradasi lingkungan. namun juga membuka peluang investasi dan lapangan pekerjaan. Sementara dari sektor industri. ekonomi sirkular dapat membantu bisnis berjalan secara berkelanjutan dan bertanggung jawab. PRAISE te!ah menjadi mitra ICEF sejak pertama kali forum ini diadakan. untuk mengajak para pemangku kepentingan saling berkolaborasi dan mendukung terlaksananya ekonomi sirkular di Indonesia.“






