“Selain itu Penegakan hukum ini kami pandang sebagai metode “Hit and Fix”, (pukul dan perbaiki) ada aspek preventif juga ke depan,” tegasnya.
Jangan ada lagi aksi aksi premanisme yang menimbulkan rasa ketakutan dan keresahan di masyarakat.
“Kalau ada yang masih coba-coba, akan berhadapan dengan kami. Jika melawan kami tidak segan untuk memberikan tindakan yang tegas, dan akan kami sikat karena komitmen kami Jakarta barat zero premanisme” tandasnya. (dwicahyono)






