Kemenristekdikti dan Kementerian BUMN Jalin Kerja Sama Program Magang Mahasiswa Bersertifikat, 9.000 Mahasiswa Akan Diterima Magang di 113 BUMN

Porosnusantara.co.id, Jakarta – Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi dan Kementerian BUMN menjalin kerjasama Program Magang Mahasiswa Bersertifikat (PMMB). Nota kesepahaman ditandatangani oleh Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dan Menteri BUMN Rini Soemarno di Gedung Mandala, Universitas Siliwangi, Kota Tasikmalaya, Rabu (20/3/2019).

Menristekdikti Mohamad Nasir mengatakan bahwa program ini merupakan langkah nyata Pemerintah untuk meningkatkan kompetensi lulusan perguruan tinggi agar sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Menteri Nasir menambahkan bahwa peserta Program Magang ini akan mendapatkan sertifikat kompetensi yang diakui di dunia kerja. Selain itu, program ini diharapkan dapat meningkatkan ‘link and match’ antara perguruan tinggi sebagai pencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas dengan perusahaan/industri sebagai pengguna lulusan perguruan tinggi.

BACA JUGA  Lantik Pejabat di Lingkungan Kementerian PUPR, Menteri Basuki : Bekerja Lebih Keras, Bergerak Lebih Cepat, dan Bertindak Lebih Tepat

“Perguruan tinggi harus menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang memiliki kompetensi yang relevan dengan perkembangan kebutuhan tenaga kerja di perusahaan dan industri. Jangan sampai perguruan tinggi mengajarkan kurikulum yang tidak mutakhir yang telah ketinggalan. Link and match antara perguruan tinggi dengan industri dapat dilakukan dengan transfer knowledge, transfer teknologi, dan program magang mahasiswa,” tutur Menteri Nasir.

BACA JUGA  PERICARE Silaturahmi ke Yayasan Elsafan dan serahkan Tanda Tali Kasih

Menteri Nasir menjelaskan bahwa Kemenristekdikti telah mendorong dan menuntut perguruan tinggi untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang tidak hanya memiliki ijazah, namun juga harus memiliki sertifikat kompetensi yang diakui di dunia kerja. Program Magang Mahasiswa Bersertifikat ini merupakan salah satu langkah penting untuk menghasilkan SDM Indonesia yang berkualitas, berdaya saing dan siap kerja.
“Mudah – mudahan kerja sama BUMN dengan Kemenristekdikti dapat meningkatkan SDM Indonesia agar lebih baik ke depannya,” harap Menteri Nasir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *