Lebu Raya minta Camat se-NTT Ikut Menjaga Keamanan Pilkada

KUPANG.POROSNUSANTARA – Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak pada 10 kabupaten di provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tahun 2018 sudah didepan mata. Menghadapi hajatan politik ini maka para camat se-NTT turut bertanggung jawab menjaga keamanan agar pilkada berjalan lancar dan sukses. Kepada masyarakat supaya pada pemungutan suara pada 27 Juni 2018, masyarakat diharapkan dapat menggunakan hak pilihnya secara jujur dan adil (Jurdil).

BACA JUGA  Polsek Kembangan Jakarta Barat Sabet Penghargaan Kompolnas Awards 2024 untuk Program Pendidikan Anak-anak Putus Sekolah

Demikian diungkapkan Gubernur NTT, Drs. Frans Lebu Raya pada rapat kerja (Raker) Gubernur dengan para Camat se-provinsi NTT bertajuk “Penguatan Peran Camat dalam Penyelenggaraan Pelayanan Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan”, di aula Fernandes, gedung Sasando, di Kupang, Rabu (23/5).

Turut hadir dalam pembukaan raker camat, masing-masing: Direktur Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan dan Kerjasama, Sugiarto dan Raden M. Gani dari Direktur Aset Desa, Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan, Kementerian Dalam Negeri.

BACA JUGA  Menyoal Aturan Pemilu, Partai Buruh akan Sambangi KPU

Gubernur, Frans Lebu Raya, dalam arahanya dihadapan 287 camat, menyatakan menjelang Pilkada serentak di 10 kabupaten, diharapkan setiap camat dapat menjaga dan menciptakan suasana kondusif di wilayahnya masing-masing. Para camat juga dianjurkan untuk memberikan kesempatan dan mengajak rakyatnya menyalurkan hak pilihnya pada pilkada di wilayahnya.

“Rapat hari ini bersama saudara-saudara sekalian menjadi rapat terakhir dalam masa jabatan saya sebagai gubernur. Saya minta betul ciptakan suasana kondusif dan saya minta pilkada kali ini harus berjalan lancar serta sukses,” pintanya.
raker 2
Menurut Lebu Raya, rapat kerja ini merupakan langkah penguatan peran camat di wilayah kecamatan. Sehingga camat selaku kepala wilayah di kecamatan dapat berperan aktif terutama mengambil langkah-langkah antisipasi dengan meningkatkan kewaspadaan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *