Kapolsek Kubu Terima Kritikan Masyarakat: Polri Representatif Negara, Siap Berantas Peredaran Narkoba

Porosnusantara.co.id |

Kubu Babussalam, Rohil-Audiensi yang digelar Forum Masyarakat Anti Pekat Kecamatan Kubu dan Kubu Babussalam berubah menjadi ruang gugatan terbuka terhadap kinerja Polsek Kubu. Isu yang diangkat Terkait Pekat namun menyasar yang paling tunggal: maraknya peredaran narkoba di wilayah hukum mereka yang dinilai kian tak terkendali.
Rabu, (17/4)

Berbagai kritik dan masukan dilontarkan masyarakat, mulai dari paparan kondisi lapangan yang dianggap darurat hingga sorotan teknis terhadap pola penanganan yang dinilai belum maksimal. Nada forum tegas—bahkan cenderung mendesak—menuntut langkah konkret, bukan sekadar respons normatif.

Kapolsek Kubu, AKP Rudi Artono Sitinjak, merespons dengan sikap terbuka. Ia menegaskan menerima seluruh kritik dan masukan yang disampaikan masyarakat.

Menurutnya, kekhawatiran publik merupakan hal yang wajar dan menjadi bagian dari dorongan moral bagi kepolisian untuk bertindak lebih tegas dalam memberantas peredaran narkoba.

Ia juga mengakui bahwa sorotan publik saat ini tertuju langsung pada dirinya sebagai pimpinan di Polsek Kubu, termasuk berbagai tudingan yang berkembang. “Semua kritik kami terima,” tegasnya, seraya menambahkan bahwa situasi ini menuntut langkah nyata.

Dalam pernyataannya, Kapolsek menekankan pentingnya aksi dan strategi yang terukur. Ia menyatakan komitmen institusinya untuk memberantas penyakit masyarakat tersebut. “Kami masih merah putih. Polri adalah representasi negara, dan kami akan bertindak,” ujarnya.

forum masyarakat menyampaikan gugatan, sejumlah poin tuntutan yang terstruktur . Mereka menetapkan batas waktu (deadline) kepada kepolisian untuk mengungkap dan menangkap pelaku, baik bandar besar maupun kecil.

Penulis: Ahmad OkiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *