PDI Perjuangan Turunkan Dua Mobil Klinik Berjalan untuk Layani Korban Banjir dan Longsor di Jawa Barat

Porosnusantara.co.id | Jakarta – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan) kembali menegaskan komitmennya untuk selalu hadir dan bekerja bersama rakyat.

Menyikapi bencana banjir dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah di Jawa Barat, PDI Perjuangan menurunkan dua unit mobil klinik berjalan guna memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak bencana.

Berdasarkan data relawan di lapangan, lebih dari 1.500 warga saat ini terpaksa mengungsi dan tersebar di berbagai wilayah di Jawa Barat.

Menjawab kebutuhan mendesak tersebut, dua mobil klinik berjalan dipersembahkan sebagai bagian dari gerak kemanusiaan PDI Perjuangan untuk memastikan akses layanan kesehatan tetap tersedia bagi para korban.

Mobil klinik berjalan tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas medis, antara lain layanan klinik mata, pemeriksaan USG, layanan penyakit dalam, serta fasilitas laboratorium.

Pada tahap awal, tim medis yang diterjunkan terdiri dari dua orang dokter dan dua orang perawat yang siap memberikan pelayanan kesehatan secara langsung di lokasi terdampak.

Operasional mobil klinik berjalan ini diserahkan kepada Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan untuk selanjutnya dikoordinasikan dalam pelaksanaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat korban bencana di Jawa Barat.

Dalam kesempatan yang sama, PDI Perjuangan juga memperkenalkan Relawan Kesehatan Partai yang dipimpin oleh Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, Mbak Rieke Diah Pitaloka (Rika Ciptaning).

Relawan kesehatan ini merupakan bagian dari satu kesatuan gerak kemanusiaan bersama Baguna (Badan Penanggulangan Bencana) PDI Perjuangan, yang ditandai dengan penggunaan rompi khusus relawan.
Gerak kemanusiaan ini melanjutkan aksi serupa yang sebelumnya telah dilakukan PDI Perjuangan di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, serta hingga kini masih terus berjalan. Di Jawa Barat, khususnya di Kabupaten Bandung Barat, relawan kesehatan yang telah terlatih juga telah dikerahkan untuk membantu warga korban tanah longsor.
Langkah cepat ini merupakan tindak lanjut dari arahan Ketua Umum PDI Perjuangan, Ibu Megawati Soekarnoputri, yang jauh sebelum bencana terjadi telah meminta Baguna dan tim kesehatan Jawa Barat untuk melakukan persiapan secara matang. Bahkan, berbagai langkah kesiapsiagaan telah dilakukan sekitar dua bulan sebelum bencana, sehingga saat bencana terjadi, PDI Perjuangan dapat langsung bergerak cepat di lapangan.
Selain pelayanan kesehatan, PDI Perjuangan juga telah mendirikan dapur umum, menyalurkan bantuan logistik, serta mengirimkan truk serbaguna khusus layanan laundry untuk membantu para pengungsi mencuci pakaian. Seluruh upaya ini merupakan bagian dari pendekatan mitigasi bencana yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

Penulis: Rudi CoyEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *