Porosnusantara.co.id || Demi mengurangi tingkat kepadatan lalu lintas di kota Bandung PUPR akan membangun flyover atau jembatan layang baru dengan panjang hampir mencapai 1 kilometer yang membantang dari jalan Pajajaran hingga jalan Garuda.
Rencana pembangunan flyover dengan nama Flyover Nurmatio tersebut diungkap oleh Dedy Hariadi selaku Satker PJN III Jabar Kementerian PUPR seusai acara Bandung Menjawab di Taman Sejarah Kota Bandung, Rabu, 5 Oktober 2022.
Dedy mengatakan bahwa pembangunan flyover tersebut ditargetkan akan selesai pada tahun 2024 dengan estimasi waktu pengerjaan selama 14 bulan.
“Pengerjaan akan selesai pada kuartal II tahun 2024. Estimasi pelaksanaan selama 14 bulan,” tuturnya.
Selain ditujukan sebagai pengurai kemacetan, Flyover Nurmatio juga diharapkan dapat mendukung program kereta cepat mendatang yang akan menghubungkan Jakarta dengan Bandung
(KCJB).
“Pembangunan (flyover) di Nurtanio untuk mengurai kemacetan dan membantu percepatan KCIC,” tuturnya.
Flyover Nurmatio akan memiliki panjang 937 m serta bentang konstruksi sepanjang 210 m Dengan Anggaran pengadaan lahan sebesar Rp120 miliar dan biaya konstruksi sebanyak Rp175 miliar.
“Pendanaan Nurtanio, lahan dan kontruksi dari Kementerian PUPR. Anggaran pengadaan lahan Rp120 miliar. Sedangkan biaya konstruksi sebanyak Rp175 miliar,” papar Dedi Hariadi.
(Red)






