Tata Kelola Air Jadi Isu Kritis Menuju Kota Global dan UNHAN Ri mengelar Seminar Nasional

Menurutnya, sebagian besar pasokan air minum masyarakat Indonesia tidak langsung berasal dari pegunungan, melainkan dikelola dari air tanah dan air permukaan oleh perusahaan penyedia air. Padahal, potensi sumber daya air nasional sangat besar, yakni sekitar 2.018 kilometer kubik di kawasan Asia Tenggara.

Potensi kita melimpah, tapi kualitas sanitasi dan air minum justru masih tertinggal dibanding negara lain. Ini pekerjaan rumah yang harus segera kita benahi,” pungkas Rivai.

Seminar nasional ini menjadi wadah diskusi strategis antara akademisi, pemerintah, dan praktisi untuk mencari solusi bersama menghadapi ancaman krisis air. Harapannya, tata kelola air yang baik dapat memperkuat posisi Indonesia menuju kota global yang berketahanan.

Penulis: DwiEditor: Yna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *